Polisi: Kiriman ke Kedutaan Perancis Bukan Anthrax
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto (kanan) dan Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Suntana, merilis penangkapan seorang anggota polisi yaitu Brigadir SS yang diduga melakukan transaksi narkoba, Jakarta, Rabu (14/3). TEMPO/Tony Hartawan
Topik
TEMPO.CO, Jakarta - Polisi memastikan dua amplop yang dikirimkan kepada dua staf Kedutaan Besar Prancis tidak mengandung Anthrax. "Kedua staf itu pun sekarang sudah bisa beraktivitas," ujar juru bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, Rabu, 25 April 2012.
Pemeriksaan dilakukan oleh Tim Gegana Kelapa Dua Bagian Kimia Biologi dan Radiasi Mabes Polri serta Laboratorium Kimia Institut Pertanian Bogor. "Namun, masih didalami kandungan apakah yang ada di dalam amplop itu," ia mengatakan.
Polisi pun hingga kini masih menyelidiki pengirim, termasuk mengecek apakah cap pos yang tertera di amplop tersebut asli atau palsu. Kemarin polisi menyebutkan bahwa di amplop hanya tertera nama orang yang dituju. Namun hari ini, Rikwanto mengatakan bahwa cap pos bertuliskan asal Amerika Serikat.
"Kami juga masih menyelidiki motif pelaku. Apakah masalah pribadi atau ada kaitannya dengan instansi," ujar Rikwanto.
Senin, 23 April 2012, sekitar jam 19.30, Kedutaan Prancis menerima sebuah kiriman yang diduga berisi serbuk Anthrax. Dua amplop ditujukan kepada staf kedutaan asal Prancis bernama Fabien dan Ghaillan. Ketika dibuka, di dalam amplop hanya terdapat tulisan "Anthrax".
Bakteri Anthrax dapat menyebabkan kerusakan jaringan tubuh manusia, pendarahan, dan bahkan kematian. Penyebaran bakteri ini melalui kontak langsung lewat udara ataupun sentuhan ke kulit.
SATWIKA MOVEMENTI
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
Berita Utama Metro
- Ahok Akan Batasi Pasien KJS
- Polusi di Kota Bogor Mengkhawatirkan
- Rumah Sakit Swasta Minta Dilibatkan Evaluasi KJS
- Tiga Pelajar SMP Gagalkan Pemerkosaan oleh Tukang Ojek
- Pisau Cutter Pemotong 'Burung' Belum Ketemu
- Ini Pengakuan Gadis Bercadar Pemotong 'Burung'
- Gadis Bercadar Potong 'Burung', Polisi Terkecoh













