Lawan Madrid, Inilah Sesumbar Bayern  

Lawan Madrid, Inilah Sesumbar Bayern  

REUTERS/Fadi Al-Assaad

TEMPO.CO, Madrid - Pemain belakang Bayern Munich, Jerome Boateng, berharap timnya mampu menjaga gawangnya tetap perawan ketika melawan Real Madrid. Kedua tim akan berhadapan dalam pertandingan semifinal leg kedua di Stadion Santiago Bernabeu, Kamis dini hari, 26 April 2012.

“Kami harus memperhatikan semua penyerang Madrid,” kata Boateng. “Cristiano Ronaldo, Mesut Oezil, dan Angel Di Maria adalah pemain yang bagus dan berbahaya. Jadi kami harus memberikan perlawanan berarti. Sama seperti yang kami lakukan dalam pertemuan pertama, dan mencoba untuk mendapatkan hasil yang baik tanpa kebobolan.”

Pada musim ini, dalam 27 laga kandang, Madrid hanya satu kali gagal mencetak gol. Mereka sudah membukukan 98 gol dalam laga kandang di semua ajang. Ronaldo adalah pemain tersubur dengan torehan 54 gol di semua ajang.

Karim Benzema merupakan pemain tersubur kedua dengan raihan 28 gol, dan juga membuat lima assist. Gonzalo Higuain, yang lebih sering berada di bangku cadangan, sudah melesakkan 25 gol. “Bahkan mereka memiliki penyerang berbahaya di bangku cadangan,” ujar Boateng.

Bayern berbekal modal kemenangan 2-1 dari pertandingan leg pertama. Mereka hanya membutuhkan hasil imbang untuk melaju ke final. Namun Bayern terbentur rekor buruk ketika bertandang ke Bernabeu. Dalam tiga lawatan terakhir, Bayern selalu menelan kekalahan.

SOCCERWAY | ANTONIUS WISHNU

Berita terpopuler:

Tahan Imbang Barcelona, Chelsea Melaju ke Final

Resep Pizza London Di Matteo Terbukti Tekuk Barca

Barca Tim Terkuat, Chelsea Tim 150 Persen

Statistik Leg I, Barca Lebih Dominan dari Chelsea

John Terry Tak Komplain Soal Kartu Merah

Kenapa Ramadhan Pohan Jadi Bos PSSI versi Djohar

Video Insiden Tendang Lutut John Terry

Ronaldo dan Gomez Bersaing Menggapai Mimpi

Pep: Gol Ramires Bikin Mental Barcelona Turun

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X