Ada Rumah Berharga Rp 5 Juta di Detroit
Rumah berharga Rp 5 juta di detroit, AS
TEMPO.CO, Detroit - Anda pasti tak percaya jika rumah seharga satu unit rumah dengan fasilitas KPR di pinggiran Jakarta ini ada di Amerika Serikat. Tepatnya, di bekas kota industri Detroit.
Bahkan, ada satu rumah dengan tiga kamar yang hanya dilego seharga US$ 500 alias tak sampai Rp 5 juta. Sekadar perbandingan, di kota-kota seperti New York dan San Francisco, US$ 500 adalah uang sewa bulanan untuk sebuah apartemen imut.
Penelitian terbaru menunjukkan perbedaan drastis dalam harga properti di berbagai kota di negeri ini. Michigan memiliki rumah yang paling terjangkau dengan selisih harga yang cukup besar.
Detroit, yang terkenal sebagai kota industri otomotif di masa lalu, memiliki harga perumahan terendah per kaki persegi di AS. Harga tertinggi ada di San Fransisco.
Di Detroit satu kaki persegi properti dihargai US$ 62,45, sedangkan di San Francisco biaya rata-rata per kaki persegi adalah US$ 420,99.
Resesi merupakan penyebab harga rumah merosot hingga 54,9 persen di Michigan. Lebih dari 50 tahun lalu, Detroit adalah kota kelima terbesar di AS dengan jumlah penduduk 1,85 juta jiwa. Kini kota itu berada dalam peringkat ke-11 dengan jumlah penduduk 700 ribu orang.
Kebalikannya di San Francisco, daftar harga rumah rata-rata adalah US$ 611.700. Bahkan, hanya dalam dua bulan, Januari-Februari, harga rumah naik 3,77 persen.
Properti juga sama mahal di ibukota Hawaii, Honolulu, di mana harga per kaki persegi adalah US$ 381,03 dan di Washington DC di mana harganya US$ 372,11.
TRIP B | DAILY MAIL
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Lepas Empat Istrinya, Eyang Subur Tak Perlu Cerai
- Djokovic Bisa Jegal Nadal di Semifinal
- Saksi Penyerangan Cebongan Tak Mau Beri Keterangan
- MI5 Dituding Coba Rekrut Tersangka Kasus Woolwich
- Bupati Aceh Utara Dianggap Berpikiran Sempit
- FOTO: Pamer Aksi Bintang Dunia di Singapura
- Tangkal Virus Corona, Kemenkes Siapkan 8 Program
Berita Utama Dunia
- Bos IMF Jadi Saksi Diawasi dalam Kasus Arbitrase
- Pemilu Iran, Inilah Profil 8 Calon Presiden
- Jembatan Antar-Pulau di Washington Ambruk
- Pengacara Kirim Petisi ke Pentagon Soal Guantanamo
- Gara-gara Pisang, Guru Ini Diskors
- Cameron: Serangan di London Tak Terkait Islam
- Kakek 80 Tahun Sukses Taklukkan Everest














