Jawa Tengah Deklarasikan Laskar Kretek
Miserin (49) menjemur cengkeh di Rembangan, Jember, Jawa Timur, Sabtu (11/7). Cengkeh digunakan untuk bumbu masakan, bahan campuran rokok kretek yang dijual mulai Rp.35.000-Rp.40.000/Kg kering. ANTARA/Seno S.
Topik
TEMPO.CO, Semarang – Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Jawa Tengah akan mendeklarasikan Laskar Kretek dengan tema “Selamatkan Kretek Selamatkan Indonesia". Deklarasi digelar di lapangan bola Sidorejo, Temanggung, dengan diawali aksi konvoi Laskar Kretek pada Kamis besok, 26 April 2012 .
Ketua APTI Jawa Tengah, N. Wisnu Brata, menyatakan kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka melindungi petani tembakau. “Mereka akan mendesak Presiden untuk tidak menandatangani rencana peraturan pemerintah menyangkut tembakau,” kata Wisnu dalam siaran persnya, Rabu, 25 April 2012. Wisnu menyatakan kretek merupakan warisan budaya sehingga harus diselamatkan.
Deklarasi Laskar Kretek, kata Wisnu, juga sebagai wujud protes atas kekangan pemerintah terhadap produk kretek melalui RPP tentang tembakau dan industri hasil tembakau yang saat ini sedang digodok.
Menurut Wisnu, isi aturan merupakan tiruan dari Framework Convention of Tobacco Control (FCTC) yang diduga berisi kepentingan produk rokok asing (rokok putih). Wisnu mengklaim jika pemerintah mengeluarkan RPP tembakau, maka hal itu akan mengancam keberlangsungan hidup petani dan pekerja sektor industri hasil tembakau yang jumlahnya mencapai 24 juta jiwa.
ROFIUDDIN
Komentar (0)
Berita Terkait
Foto Terbaru
Top Stories
Editor's Choice
- Kabut Asap di Singapura Diprediksi Bertahan Lama
- DPR Khawatir Pemerintah Ragu Naikkan Harga BBM
- Ada Pekik 'Kopassus' di Luar Pengadilan
- Joki SBMPTN Yogya Berkeliaran Secara Terbuka
- Singapura: Kabut Indonesia Terparah Sepanjang Masa
- Label Merah untuk Makanan Tidak Sehat
- Jokowi Diminta Selalu Ajak Staf Blusukan


