Kontras Usulkan 8 Syarat Anggota Komnas HAM
Ketua Komnas HAM, Ifdhal Kasim. ANTARA/Irwansyah Putra
TEMPO.CO, Jakarta- Komisi untuk Orang Hilang dan korban Tindak Kekerasan (Kontras) memberikan usulan kepada tim seleksi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Usulan tersebut terkait syarat calon anggota Komnas HAM periode 2012-2017. “Berdasarkan evaluasi kinerja dan tantangan Komnas HAM mendatang,” kata Koordinator Eksekutif Kontras, Haris Azhar, dalam siaran persnya hari Kamis, 26 April 2012. Adadelapan usul syarat yang diajukan Kontras.
Pertama, kata Haris, para calon anggota memiliki strategi yang visioner terhadap berbagai persoalan dan tantangan penegakan HAM yang muncul, termasuk pencegahan pelanggaran HAM. Kedua, mereka harus , memiliki integritas dan keberanian dalam perlindungan, penghormatan, penegakan dan pemajuan HAM. Ketiga, mereka memiliki perspektif korban pelanggaran HAM. Keempat, para calon tidak terlibat kejahatan pelanggaran HAM, korupsi dan kejahatan lainnya.
Syarat kelima, para calon anggota mampu mendorong penyelesaian kasus-kasus pelanggaran HAM berat masa lalu yang terhambat di Kejaksaan Agung, Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden. Keenam, mereka mampu memaksimalkan kewenangan penyelidikan pro justisia. Yang ketujuh, mereka mampu mengupayakan terobosan dan melakukan kreativitas untuk melawan impunitas terhadap kasus-kasus pelanggaran HAM berat masa lalu. Syarat kedelapan, para calon anggota mampu membangun relasi dan kerja sama yang baik, independen dan setara dengan lembaga-lembaga negara lainnya.
Komnas HAM mencatat ada 25 calon anggota Komnas HAM yang memenuhi persyaratan setelah melewati seleksi tahap ketiga. Seleksi tahap tersebut mencakup psikotes, tes psikiatri, serta tes kesehatan. Total pendaftar sebanyak 270 orang. Mereka telah diseleksi menjadi 120 calon dalam seleksi tahap kedua yang mencakup uji profil dan masukan masyarakat.
Namun, kata Haris, ia menyayangkan standar seleksi Komnas HAM dengan ukuran penilaian yang tidak disampaikan kepada publik. “Kami mempertanyakan adanya beberapa calon yang tidak lolos,” kata Haris. Padahal para calon tersebut dinilai Haris memiliki integritas, komitmen dan konsistensi.
MARIA YUNIAR














