Ferguson: Kalah dari City, Gelar Juara Melayang  

Ferguson: Kalah dari City, Gelar Juara Melayang  

Aksi pelatih Manchester United Alex Ferguson saat pertandingan di Liga Premiere Inggris melawan Everton di stadion Manchester, northern England, 22-04, 2012. REUTERS/Nigel Roddis

TEMPO.CO, Manchester- Pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson sadar betul bahwa laga derby pada Senin 30 April 2012 nanti cukup vital dalam perebutan gelar juara Liga Primer Inggris musim ini. Ia pun mengingatkan anak asuhnya untuk bisa meraih kemenangan di laga itu jika tidak ingin gelar juara melayang ke kubu tetangga, Manchester City.

MU memang masih berada di puncak klasemen. Tapi jika mereka kalah, posisi itu bisa diambil City dengan keunggulan selisih gol. “Jika City berhasil meraih kemenangan, mereka akan memenangi gelar dari sana,” kata Ferguson.

Padahal usai laga itu Liga Primer Inggris masih menyisakan dua laga lagi. Tapi Ferguson tetap yakin bahwa City tetap bisa mengamankan gelar itu di dua laga sisa. “Meski mereka masih harus menghadapi Newcastle, saya rasa mereka tetap mempunyai peluang yang besar,” kata pelatih asal Skotlandia itu.

Oleh sebab itu, menurut Ferguson, jika mereka tidak ingin mengakhiri musim tanpa gelar, kalah bukanlah pilihan bagi timnya. “Tapi jika kami menang pada hari Senin, kami akan menjadi favorit kuat. Hasil imbang pun kami akan menjadi favorit juga, tidak ada keraguan tentang itu, dengan dua pertandingan lagi,” ujarnya.

Pada pertemuan pertama tahun lalu, City berhasil mengalahkan MU dengan skor telak 6-1. Meski begitu kubu Eastland juga sempat menelan kekalahan dari MU di kandangnya sendiri, tepatnya ketika mereka takluk 2-3 di putaran ketiga Piala FA.

TELEGRAPH | IRVAN SAPUTRA

Berita terpopuler:
Mourinho Masih Latih Madrid, Pedro Ogah Balik

Inilah Kunci Neuer Patahkan Penalti Ronaldo

Tujuh Momen Menarik Guardiola di Barcelona

Curhat Pemain Barca Soal Guardiola

Empat Tahun Bersama Barca, Guardiola Tetap 'Kering

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X