Empat Bulan, DPR Habiskan Duit Kunker Rp 10 Miliar

Empat Bulan, DPR Habiskan Duit Kunker Rp 10 Miliar

Kunjungan Anggota Komisi I DPR ke Berlin, Jerman. (Youtube)

TEMPO.CO, Jakarta - Koordinator Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran Uchok Sky Khadafi mengatakan Dewan Perwakilan Rakyat tahun ini telah menghabiskan anggaran pelesir sebesar Rp 10 miliar. Padahal, masa sidang tahun ini baru berjalan selama empat bulan.

"Tahun ini kan baru sekali reses, dan baru empat bulan DPR sudah buang uang untuk plesir sekitar Rp 10 miliar," kata Uchok, Senin, 30 April 2012.

Kunjungan kerja DPR ke luar negeri kembali ditolak Perhimpunan Pelajar Indonesia di sana. Kecaman paling keras dilakukan PPI Jerman pekan lalu. Mereka menilai kunjungan kerja DPR ke Jerman hanya untuk jalan-jalan tanpa hasil dan memboroskan anggaran negara.

Uchok pun sependapat dengan pernyataan pelajar indonesia di luar negeri itu. Menurut dia, kunjungan keluar negeri gratis adalah salah satu bonus yang didapatkan anggota DPR. "Kunjungan ke luar negeri ini adalah salah satu bonus yang diicar para anggota DPR. Karena itu, budaya seperti ini tidak mungkin dihilangkan," ujarnya.

Menurut Uchok, selain kunjungan Komisi Pertahanan ke empat negara, yaitu Jerman, Republik Ceko, Afrika Selatan dan Polandia, pada masa reses ini ada pelesiran Komisi Hukum DPR ke Hong Kong dan Korea Selatan. "Juga ada kunjungan kaukus parlemen yang ke Amerika. Jadi totalnya sekitar Rp 10 miliar," kata dia.

Dari tahun ke tahun, kata Uchok, anggaran kunjungan kerja DPR luar negeri cenderung naik. "Ini menunjukkan mereka setengah hati melakukan pengetatan kunjungan ke luar negeri," ujarnya.

Ia mencontohkan, pada 2010 anggaran plesir DPR sebesar Rp 122 miliar. Tahun berikutnya, pada 2011, menjadi Rp 137 miliar. "Tahun ini naik jadi Rp 140 miliar," ujarnya.

FEBRIYAN

Data Anggaran dan Realisasinya:

2009 APBN : Rp 118 miliar
Realisasi : Rp 83 miliar

2010 APBN : Rp 122 miliar
APBNP: Rp 170 miliar
Realisasi: Rp 56 miliar

2011 APBN : Rp 135 miliar
APBNP: Rp 137 miliar
Realisasi: Rp 46 miliar

2012 APBN : Rp 140 miliar
APBNP: ?
Realisasi: ?

Sumber: FITRA

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X