Apple Store Didemo, RIM Bertanggung Jawab
Research in Motion (RIM)
TEMPO.CO, Sydney - Akhir pekan lalu dunia dikejutkan dengan ratusan orang yang tiba-tiba berunjuk rasa di depan Apple Store di Sydney dan Melbourne, Australia.
Di luar toko Apple itu, mereka membentangkan poster berwarna hitam bertuliskan Wake Up.
Semula, orang mengira Samsung-lah yang sengaja membuat aksi untuk menarik perhatian publik. Pasalnya, dua perusahaan itu sedang bersengketa di berbagai negara. Apalagi perusahaan asal Korea Selatan itu bakal merilis smartphone Galaxy S III beberapa hari ke depan.
Belakangan, Research in Motion (RIM) menyatakan bertanggung jawab atas kegiatan protes tadi.
"Kami mengkonfirmasi bahwa kampanye Wake Up yang berlangsung di Australia dibuat oleh RIM Australia," tulis RIM dalam pernyataannya seperti dikutip Cnet, Selasa, 1 Mei 2012.
Menurut RIM, gerakan Wake Up sengaja dilakukan sebagai kampanye sebelum RIM Australia menggelar sebuah acara besar pada tanggal 7 Mei mendatang.
Adapun Marketing Director Samsung Australia, Arno Lenior, mengapresiasi gerakan Wake Up di depan Apple Store itu.
"Kampanye ini membuat masyarakat Australia sadar ada banyak pilihan yang tersedia di luar sana dan saya memuji siapa pun yang berada di balik kampanye ini," kata Lenior.
CNET|RINI K
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Peneliti Remaja Indonesia Borong 3 Medali Emas
- KPK Diminta Usut Dugaan Korupsi di Ditjen Kebudayaan
- Marquez Raih Pole Position di Moto GP Perancis
- Pesona Keindahan Danau Tempe
- Mundur, RS Admira Beralasan Tarif Baru KJS
- Studio Film James Bond Undang Produser Indonesia
- Ahmad Fathanah Doyan ke Kafe Dangdut?














