Kompleks candi Prambanan. TEMPO/Arif Wibowo

Kompleks candi Prambanan. TEMPO/Arif Wibowo

Kini Tak Perlu Antre Masuk Prambanan  

TEMPO.CO, Yogyakarta - Para pengunjung Candi Prambanan tidak perlu lagi antre panjang saat membeli tiket. Untuk masuk, pengunjung kini dapat menggunakan uang elektronik (e-money) sebagai alternatif.

Bank Rakyat Indonesia (BRI) bekerja sama dengan pengelola candi menyediakan fasilitas pembayaran menggunakan kartu Brizzi. Dari sepuluh pintu masuk yang ada, empat di antaranya sudah dilayani dengan pembayaran kartu e-money.

"Penggunaan e-money diharapkan dapat mengurangi antrean panjang masuk kawasan candi," kata Widodo Januarso, General Manager Dana dan Jasa BRI, di Candi Prambanan, Sabtu, 5 Mei 2012.

Kerja sama ini, kata Widodo, sekaligus merupakan co-branding dengan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, Ratu Boko (persero). Bagi para pemegang kartu Brizzi, diberi kemudahan dan priviledge. Pihak BRI saat ini baru memasarkan kartu itu di kawasan Candi Prambanan untuk program ini. Selanjutnya disediakan di Borobudur dan Boko.

Menurut Widodo, kartu Brizzi co-branding dengan Taman Candi akan didistribusikan dan dipasarkan di seluruh unit kerja BRI. Selain bisa digunakan sebagai kartu akses masuk candi, kartu ini juga bisa digunakan untuk pembayaran wahana lain, seperti wahana Sendratari Ramayana (Ramayana Ballet), alat bayar kereta pengunjung, dan pembayaran di kios-kios yang ada di sekitar Candi Prambanan. "Isi top-up kartu hingga Rp 1 juta, bisa di-extend hingga Rp 5 juta," kata dia.

Hingga akhir tahun ini, pengguna Brizzi co-branding dengan PT Taman itu ditargetkan mencapai 15 ribu. Di Daerah Istimewa Yogyakarta sudah ada 300-an merchant yang menyediakan layanan Brizzi. Hingga akhir tahun ini, akan ditambah menjadi 500 merchant.

Menurut Bambang Subandono, Sekretaris PT Taman, setiap hari ada 3.000 pengunjung Candi Prambanan. Pada akhir pekan atau hari libur, pengunjung mencapai 10 ribu. Mayoritas rombongan sekolah atau institusi. "Kami menyambut baik kerja sama ini, para pengunjung dimudahkan dalam pembelian tiket," kata dia.

MUH SYAIFULLAH

Komentar


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO