Tim Seven Summits Sampai di Namche Bazaar

Tim Seven Summits Sampai di Namche Bazaar

ANTARA/Dokumentasi ISSEMU

Foto Terkait

TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah pendaki senior Wanadri yang merupakan tim pendukung Ekspedisi Tujuh Puncak Dunia (Seven Summits) yang melakukan pendakian ke Puncak Everest (8.848 meter di atas permukaan laut/mdpl) di Nepal telah tiba di Namche Bazaar pada ketinggian 3.440 mdpl.

Pendaki yang tergabung dalam Tim Bravo itu setelah di tiba Namche Bazaar, Minggu langsung beristirahat. Hanya saja beberapa pendaki dan tim pendukung tetap melakukan pendakian yang lebih tinggi, yaitu ke Khumjung yang berada di ketinggian 3.790 mdpl.

Anggota tim yang bertahan di Namche Bazaar adalah Remi Tjahari, Asep Jauhari, Lory dan Antonius. Sedangkan Yoppi Rikson, Ammy KMD, Trinopi S Senapi, Bagus Setiarja, Dedi Setiadi, Hery Susilo dan Dwi Bahari bergerak menuju Khumjung.

Di Khumjung banyak terdapat bangunan kuil lengkap dengan roda-roda. Selain itu terdapat ukiran gambar-gambar spiritual serta tumbukan batu-batu yang berukir doa. Pada pintu masuk tertuliskan "Welcome to Khumjung 3.790 mdpl".

"Semua anggota tim dalam kondisi sehat, makan bagus, dan ceria. Semuanya masih berjalan sesuai dengan rencana," kata Ketua Harian Seven Summits yang juga anggota Tim Bravo, Yoppi Rikson Saragih, melalui surat elektronik.

Menurut dia, setelah beristirahat cukup di Namche Bazaar, Tim Bravo akan langsung melanjutkan perjalanan. Sesuai dengan yang ada, para pendaki senior ini akan bergerak dari Namche Bazaar menuju Tiang Boche, Senin 7 Mei 2012.

Tim inti Ekspedisi Tujuh Puncak Dunia, yang terbagi dalam dua tim, secara terpisah terus menjalani tahapan-tahapan yang telah ditentukan. Tim selatan (Ardeshir Yaftebbi dan Fadjri Al Luthfi) yang melakukan pendakian melakukan pendakian melalui Nepal saat ini berada di ketinggian 7.300 mdpl untuk melakukan aklimatisasi.

Sedangkan, tim utara yang melakukan pendakian melalui Tibet saat ini berada di ketinggian 6.500 mdpl atau di Advance Base Camp.

Kedua pendaki, yaitu Nurhuda dan Iwan Irawan, yang didukung oleh pemandu juga dalam keadaan sehat. Sesuai dengan tahapan dan jadwal yang ada, para pendaki ini akan melakukan pendakian ke puncak tertinggi dunia itu antara 16-20 Mei mendatang. Rentan waktu itu dinilai tepat sesuai dengan musim pendakian.

Jika semua pendaki ini sukses mencapai puncak tertinggi di dunia ini dan mampu menancapkan Bendera Merah Putih, maka layak disebut "Seven Summiters". Sebutan ini merupakan idaman bagi seorang pendaki gunung di seluruh dunia.

Sebelumnya,  pendaki dari Wanadri tersebut telah mendaki enam puncak tertinggi dienam benua yaitu Puncak Ndugu-Ndugu atau Cartenz Pyramid (4.884 mdpl) di Papua, Puncak Kilimanjaro (5.895 mdpl) di Tanzania, Puncak Elbruz (5.642 mdpl) di Rusia.

Selanjutnya melakukan pendakian Puncak Aconcagua (6.962 mdpl) di Argentina hanya saja satu pendaki yaitu Gina Afriani gagal sampai puncak. Setelah itu dilanjutkan ke Puncak Denali/Mc Kinley (6.194 mdpl) di Alaska dan Puncak Vinson Massif (4.897 mdpl) di Antartika.


WDA | ANT

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X