Purnawirawan TNI Angkatan 73 Sokong Foke-Nara

Purnawirawan TNI Angkatan 73 Sokong Foke-Nara

Stiker pasangan cagub dan cawagub DKI Jakarta Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli di kolong fly over Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (30/4). TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta - Purnawirawan TNI dari Akabri angkatan 1973 mengklaim dukungannya pada pasangan bakal calon Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo – Nachrowi Ramli. Mereka adalah kawan-kawan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono semasa di Akabri. “Seratus dua orang purnawirawan TNI, mungkin sedikit. Tetapi gaungnya dan pengaruhnya di keluarga TNI akan sangat besar,” kata Brigadir Jenderal Purnawirawan Erwin Barley, Ketua Panitia Pertemuan Sahabat Nachrowi Ramli dalam sambutannya di Twin Plaza, Ahad, 6 Mei 2012.


Menurut Letnan Jenderal (Purn)Cornel Simbolon, sokongan ke Fauzi Bowo- Nachrowi Ramli karena pasangan incumbent ini dianggap layak karena lebih mengenal Ibu Kota. "Kami pantang menyerah dan harus berhasil, apalagi didukung dengan suasana kebatinan dan kekeluargaan yang kuat," ujarnya. “Jakarta tidak boleh dipimpin oleh orang yang ingin coba-coba. Datang dan coba-coba,” 

Pendamping Fauzi Bowo yaitu Nachrowi Ramli, menurut Simbolon, memiliki kapabilitas yang diakui. “TNI/Polri akan selalu membela kebenaran dan kejujuran," katanya.


Menurut dia, satu purnawirawan memiliki setidaknya 10 suara yang akan mnggalang suara lain. “Ada lebih dari 10 ribu kepala keluarga, Anda hitung saja berapa banyak suara yang bisa kami himpun,” katanya.

Sementara itu Fauzi Bowo menyatakan rasa syukurnya atas dukungan dari purnawirawan TNI. “Saya didukung tahun 2007 dan kini tahun 2012, saya beryukur dan berbahagia,” katanya.


Menurut dia, purnawirawan TNI yang hadir merupakan sahabat baik Nachrowi Ramli, “yang sekarang memberikan dukungan kepada saya dan pak nara, suatu berkah yg luar biasa, menambah semangat juang kita,” katanya.

AMANDRA MUSTIKA MEGARANI

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X