Ini Fosil Mammoth Apa Gajah?

Ini Fosil Mammoth Apa Gajah?

Fosil Mammoth terkecil di dunia. (livescience)

Topik

TEMPO.CO , Jakarta:Fosil mammoth kerdil yang ditemukan di Pulau Kreta, Yunani, merupakan jenis gajah purba yang unik. Mammoth dengan nama Mammuthus creticus itu bukan berasal dari spesies mammoth berambut panjang yang jamak dijumpai di kutub.

"Ketika orang mengetahui fosil mammoth, mereka berpikir itu mammoth berambut panjang," kata Victoria Herridge, seorang ahli paleontologi vertebrata di Natural History Museum, Inggris. Padahal kenyataannya tidak demikian.

Herridge mengatakan, berbeda dengan mammoth berambut panjang yang tinggal di kutub, mammoth Kreta lebih beradaptasi dengan lingkungan yang lebih hangat. "Penampilannya seperti gajah Afrika atau Asia modern, dengan rambut penutup yang tipis meski mereka memiliki gading melengkung seperti semua mammoth," ujar dia.

Mammuthus creticusis adalah bukti pertama dalam dunia mammoth yang menunjukkan fenomena kekerdilan ekstrim akibat isolasi habitat. Dalam hal ukuran, M. creticusis sebanding dengan gajah kerdil yang dikenal selama ini, yakni Palaeoloxodon falconeri dari Sisilia dan Malta, yang juga telah punah.

Jika Mammuthus creticusis memiliki tinggi badan sekitar 1,13 meter dan berat 310 kilogram, P. falconeri memiliki tinggi 1,04 meter dan berat adan sekitar 238 kilogram.

Kedua fosil menunjukkan mammoth kerdil adalah keturunan salah satu spesies mammoth pertama yang tiba dari Afrika ke Eropa, yakni Mammuthus rumanus atau Mammuthus meridionalis. Dengan temuan ini, para ilmuwan menduga mammoth kerdil mungkin telah berevolusi jauh lebih awal daripada yang diperkirakan sebelumnya, yaitu 3,5 juta tahun lalu.

"Ini adalah periode menarik untuk melihat kekerdilan ekstrim mammoth di Kreta. Saat itu mungkin disebabkan oleh isolasi pulau-pulau kecil," kata Herridge. Para ilmuwan merinci temuan mereka dalam jurnal Royal Society B edisi 9 Mei 2012.

Sayangnya, para ilmuwan tidak memiliki banyak data tentang fosil-fosil mammoth lainnya serta kondisi lingkungan Kreta selama periode tersebut, sehingga tidak banyak diketahui bagaimana mammoht kerdil ini bisa bertahan hidup. "Namun, gigi-giginya menunjukkan adanya gesekan dengan semak," ujar Herridge.

LIVESCIENCE | DAILYMAIL | MAHARDIKA SATRIA HADI

Berita Terkait

Rahasia Rambut Pirang Orang Solomon

Supermoon Berdampak ke Pantai Cilacap

Dinosaurus Kentut, Bumi Memanas

Tipikal Orang Seperti Ini Mudah Kecanduan Facebook

Gawat, Data 50 Ribu Pengguna Twitter Bocor

PlayStation Vita Tiba di Indonesia

Begini Cara Mengantri Virtual

Juli, Pendiri Apple Sambangi Indonesia

Bedah Otak Mau Ditayangkan Langsung via Twitter

Layanan IBM untuk Pusat Data UKM





Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X