indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Jalan Darat, Tim Evakuasi Sukhoi Nginep di Ketinggian

Jalan Darat, Tim Evakuasi Sukhoi Nginep di Ketinggian

Anggota TNI bersiap melakukan pendakian Gunung Salak untuk mencari pesawat Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di gunung tersebut di Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat, (10/5). ANTARA/Jafkhairi

TEMPO.CO, BOGOR - Tim SAR darat yang sedang dalam perjalanan menuju titik jatuhnya Sukhoi Superjet 100, bermalam di ketinggian 1.911 meter karena keadaan gelap tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan.

Danrem 061/Suryakencana sekaligus Koordinator Tim Evakuasi Kolonel Infantri Anto Mukti Putranto mengemukakan pada Jumat 11 Mei 2012 pagi tim akan melakukan perjalanan mendaki hingga ketinggian 2.086 meter di atas permukaan laut dan setelahnya turun di tebing kira-kira 250 meter. "Belum ada tim yang mencapai lokasi," kata Putranto di Posko Kampung Pasir Manggis, Desa Cipelang Kecamatan Cijeruk yang berada di ketinggian 1.188 meter.

Di Posko tersebut menurut Putranto telah siap 25 ambulans bahkan helipad telah tersedia di Pasir Pogor. Proses evakuasi akan melibatkan sembilan helikopter . Lokasi jatuhnya pesawat di titik udara : 06 derajat 42' 61,3" South, 106 derajat 44' 41,2" East, sedangkan darat Co. 8965-4116

Personel yang dikerahkan untuk evakuasi meliputi 604 TNI, 405 Polri yang terdiri dari Brimob 225 orang, Polres Kabupaten Bogor 120 orang, Polres Kabupaten Sukabumi 60 orang

Selain itu terdapat personel Basarnas: 50 orang, Dinas kesehatan, PMI, relawan Tagana, relawan IPB, UIKA dan lain-lain dengan total 1.353 orang.

Tim SAR darat 1 berangkat pukul 13.15 WIB berjumlah 72 orang terdiri dari 52 anggota Polri, 4 TNI, dan Marinequard, PMI, Antam dan Basarnas. Tim SAR 2 terdiri dari 13 orang yaitu 10 TNI dan TNGS 3 orang. Tim 2 juga beranggotakan wartawan dan berada di ketinggian 1.750 m.

Perjalanan dari Posko menuju ketinggian 1911 meter memakan waktu 3,5 jam."Nanti mencapai ketinggian 2.086, turun di tebing kira-kira 250 meter, cukup terjal karena dari foto yang ada, reruntuhan berada di bawah tebing sehingga dibutuhkan alat-alat yang memadai," kata Putranto.

Dia juga mengemukakan pada Jumat pukul 05.00 WIB tim kedua menyusul tim pertama. "Kemudian pertengahan hari, jika tidak memungkinkan evakuasi, maka tim ketiga merapat ke sepanjang jalur yang digunakan," kata Putranto.



WDA | TRI SUHARMAN | ANT

Berita terkait
Tim Evakuasi Korban Sukhoi Bangun Helipad
Tim Evakuasi Sukhoi Terhalang Cuaca dan Medan Terjal
Sukhoi Superjet-100 Dicari di Sekitar Gunung Salak
Basarnas: Ada Logo Sukhoi di Lokasi Temuan Pesawat
Polisi Minta Data Antemortem Penumpang Sukhoi
Badan SAR Cari Sukhoi ke Kawah Ratu
Isak Tangis Keluarga Korban Sukhoi Superjet 100
Sebelum Hilang, Pilot Sukhoi Kontak Bandara Soetta
Warga Sempat Lihat Sukhoi Oleng Lintasi Tenjolaya

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X