Identifikasi Korban Sukhoi Butuh Waktu Dua Pekan
Sejumlah petugas RS Polri membawa kantong jenazah korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak (12/5). Jenazah dibawa ke RS Polri untuk diidentifikasi. AP/Dita Alangkara
Grafis Terkait
Topik
TEMPO.CO, Jakarta- Kepala Tim Identifikasi Rumah Sakit Polri Raden Said Sukanto, Kombes Anton Chastilani, tak bisa memastikan kapan penyerahan jenazah korban kecelakaan Sukhoi Superjet 100 akan dikembalikan ke keluarga. Menurut dia, tim identifikasi gabungan minimal memerlukan waktu dua pekan untuk mengidentifikasi DNA jenazah saja.
"Minimal dua minggu, itu untuk identifikasi DNA saja. Kami tidak bisa memastikan kapan akan selesai," ujarnya saat memberikan penyataan kepada wartawan dan pihak keluarga, Sabtu 12 Mei 2012.
Hingga saat ini proses identifikasi jenazah masih terus dilakukan. Kepala Rumah Sakit Polri, Brigjen Agus Prayitno, mengatakan Polri mengerahkan 83 tenaga dokter dalam proses ini. "Selain itu kami juga dibantu dari Universitas Indonesia, Universitas Airlangga, Lembaga Eijkmen, Universitas Padjajaran, Universitas Brawijaya, serta dari tim DNA pemerintah Rusia. Total sekitar seratusan orang," ujarnya.
Ia mengatakan tim ini akan menggunakan tiga metode untuk memastikan identitas jenazah. "Metode itu adalah patologi forensik, DNA forensik, dan antropologi forensik," ujarnya.
Anton menyatakan lamanya waktu pemeriksaan ini disebabkan oleh jenazah dalam kondisi tak utuh. Ia mengatakan dalam empat kantong jenazah yang sudah diterima oleh pihak rumah sakit tidak bisa dipastikan bahwa potongan tubuh itu milik satu orang. "Karena itu, kami akan sangat hati-hati untuk memastikan jenazah dikembalikan dalam kondisi lengkap. Kan keluarga juga tidak akan mau kalau ada anggota tubuh jenazah yang tertukar atau tidak lengkap," kata dia.
FEBRIYAN
Berita terkait
Hari Ini, Badan dan Ekor Sukhoi Diangkat
Sukhoi Jatuh �Berkah� Warga Bogor
Jibaku Tim Evakuasi Sukhoi: Tidur di Dinding Jurang
Kasus Sukhoi, Fasilitas Komunikasi Udara RI Belum Mumpuni
Terkait Sukhoi, DPR Akan Panggil Pemerintah
Relawan: Baling-baling Shukoi di Dasar Jurang
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Yahoo! Akan Beli Tumbrl Rp 10 Triliun
- Kantor Harian Radar Bone Dirusak
- Fathanah: Kekuatanku Sekarang Cuma Tuhan dan Sefti
- Selingkuh, Begini Fathanah Minta Maaf
- Peneliti Remaja Indonesia Borong 3 Medali Emas
- KPK Diminta Usut Dugaan Korupsi di Ditjen Kebudayaan
- Marquez Raih Pole Position di Moto GP Perancis














