Empat Batasan Karier Perempuan
womenonline.co.cc
TEMPO.CO , Jakarta:Ada empat hal yang membuat hanya sedikit perempuan Indonesia berada di posisi penting dalam satu perusahaan. Jika semua batasan itu bisa diatasi, tak tertutup kemungkinan 10 tahun ke depan banyak lahir perempuan hebat. Karena itu, semua pola pikir harus diubah jika ingin perusahaan menjadi lebih baik. Apa empat hal itu?
1. Persoalan struktural organisasi.
Dari hasil survei terlihat banyak perusahaan belum bisa menghargai keberadaan pentingnya perempuan di posisi manajerial teratas. Untuk kasus Indonesia, 60 persen hasil survei menunjukkan perusahaan minim atau tak ada perhatian isu gender. Menteri Mari Elka mengamini bahwa perusahaan banyak yang belum benar-benar mengerti kebutuhan perempuan dalam dunia kerja. "Apakah perusahaan memberikan jam kerja yang fleksibel untuk perempuan? Apakah mereka menyediakan fasilitas child-care?" ujarnya.
2. Gaya hidup.
Perempuan menikah dan memiliki anak cenderung memiliki karier terhambat. Ini harus dipikirkan ulang oleh perempuan sendiri. "Apa mengerti apa yang diinginkan dengan bekerja dan memiliki anak bersama konsekuensinya?, "kata Joanna.
3. Pola pikir perusahaan.
Banyak perusahaan berpikir bahwa pekerjaan tertentu tak mungkin dilakukan dengan baik oleh perempuan. Padahal yang terjadi justru bisa sebaliknya. "Perempuan kerap dianggap tidak dapat menjadi pemain tim yang baik, satu stereotip yang telah ada sejak lama," kata Joanna.
4. Pola pikir perempuan sendiri.
Perempuan cenderung memiliki ketakutan lebih besar. Yang dilihat bukanlah kesempatan, melainkan risiko. "Kepercayaan diri, kalau sanggup, lakukan dan ambil segala risikonya," ujar Joanna.
RIRIN
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Kenapa DPRD Interpelasi Jokowi
- Heynckes Juarai Liga Champions di Dua Tim Berbeda
- Akri 'Patrio' Maju Jadi Calon Wakil Bupati Bogor
- Digugat Pencabulan, Korban Potong 'Burung' Melawan
- Korban Potong 'Burung' Minta Pelaku Divisum
- Bibit dan Hadi Prabowo Sama-sama Yakin Menang
- Di Solo, Bengkel Disulap Jadi TPS Pilgub Jateng














