Keterlambatan Batavia Karena Rotasi Terlambat  

Keterlambatan Batavia Karena Rotasi Terlambat  

TEMPO/Aditia Noviansyah

TEMPO.CO , Jakarta: Juru bicara Batavia Air, Elly Simanjuntak, mengatakan keterlambatan penerbangan Batavia Air 205 rute Jakarta-Pontianak selama 5 jam lebih, Rabu lalu, akibat rotasi pesawat yang terlambat.

"Di waktu yang sama, ada pesawat kami yang sedang maintenance juga," kata Elly ketika dihubungi pada Jumat, 18 Mei 2012. Ia mengatakan Batavia Air sudah meminta maaf dan memberikan fasilitas, seperti makan dan makanan ringan, selama penumpang menunggu. "Jadi, kami mohon sekali agar penumpang lain kali lebih bersabar."

Sebanyak 148 penumpang Batavia Air mengamuk karena harus menunggu lama. Pesawat yang seharusnya berangkat pukul 14.40 WIB baru lepas landas pukul 20.20 WIB.

Gara-gara keterlambatan ini penumpang menyandera Sugianto, Asisten Manajer Batavia Air Bandara Soekarno-Hatta Jakarta. Sugianto diboyong hingga ke Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.

Di Pontianak, persoalan tidak selesai. Penumpang meminta Batavia membayar kompensasi berupa uang tunai Rp 360 ribu. Situasi sempat memanas karena Batavia Air Pontianak hanya memiliki uang tunai Rp 16 juta. Batavia menawarkan voucher yang bisa diuangkan di kantor pusat Batavia di Jakarta atau diganti dengan tiket dalam jangka waktu 21-26 hari. Tawaran ini ditolak penumpang.

Elly mengatakan pihaknya membutuhkan waktu untuk pencairan dana karena adanya syarat-syarat yang harus dipenuhi. "Kan perlu isi formulir dulu, menyerahkan fotokopi KTP, diserahkan ke pusat, baru dikirim ke rekening masing-masing penumpang," ujar dia.

Beruntung, Rasmidi, salah seorang penumpang yang juga Ketua Kamar Dagang dan Industri Ketapang, bersedia meminjami uang Rp 30 juta untuk membayar kompensasi.

"Penumpang menolak voucher karena belum tentu semua pergi ke Jakarta lagi. Penumpang kebanyakan bukan orang Pontianak. Bahkan ada yang tidak punya rekening bank," kata Rasmidi kepada Tempo, kemarin.

Rasmidi mengatakan Batavia sudah mengembalikan uang miliknya. "Jangan disebut sanderalah. Kemarin para penumpang emosi karena menunggu terlalu lama," kata dia.

ASEANTY PAHLEVI | ELLIZA HAMZAH | RAJU FEBRIAN

BErita Populer
Penyatuan Zona Waktu Diperkirakan Kuartal IV 2012
Pembicaraan Kontrak Kartika Airlines � Shukoi Paska Investigasi

Sky Aviation Akui Sudah Ada Pembayaran dalam Pemesanan Shukoi

Indonesia Air Transport Buka Rute Yogya-Pangkalanbun

Bursa Asia Kembali Berguguran

Pelaku Bursa Apresiasi Penarapan Zona Waktu

Moody Turunkan Peringkat 16 Bank Spanyol

Saham Facebook Mulai Diperdagangkan di Nasdaq

Harga Pangan Sumbang Tujuh Persen Inflasi






Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X