Separoh Manila Siap Macet Jelang Konser Lady Gaga

Separoh Manila Siap Macet Jelang Konser Lady Gaga

Penyanyi asal Amerika Serikat Lady Gaga berpose di hadapan para fotografer saat tiba di Manila, Filipina, Sabtu (19/5) untuk menggelr konser. REUTERS/Cheryl Ravelo

Topik

TEMPO.CO, Manila - Otoritas lalu-lintas ibu kota Filipina, Metropolitan Manila Development Authority (MMDA), Senin 21 Mei 2012 menyarankan para pengendara motor untuk bersiap menghadapi kemungkinan macet parah di area dekat SM Mall of Asia (MOA). Itulah arena tempat penyanyi asal Amerika Serikat Lady Gaga menggelar dua hari konser yang dinilai kontroversial.

Ema Loristo dari MMDA Metrobase mengatakan mereka sudah mengantisipasi kemacetan di sepanjang jalan menuju MOA karena konser dan kedatangan para pemrotes yang menentangnya. Dia menyebukan akan mengerahkan petugas yang cukup di sekitar MOA dan bekerja sama dengan polisi untuk menangani situasi lalu-lintas.

Di antara kelompok yang berencana menggelar protes adalah BibleMode International yang didirikan mantan anggota Kongres Benny Abante dan BibleMode Youth Philipines. "Tetapi karena mereka adalah kelompok-kelompok religius, kami perkirakan protes mereka adalah protes damai," kata Loristo.

Allan Florendo, Asisten Wakil Presiden SM MOA, yang akan menjadi arena konser malam ini dan besok, kemarin menyebutkan sudah siap menghadapi serbuan ribuan fans Gaga dan bahkan para demonstran.

"Kami sangat siap, termasuk keamanan. Kami punya setidaknya 300 personel keamanan yang akan ditambah dan dengan koordinasi dengan polisi lokal. Kami sudah menempatkan 100 tenaga pagar betis sebagai tambahan melapis penjaga," katanya.

Tur Asia dari penyanyi nyentrik yang bernama asli Stefani Joanne Angelina Germanotta itu disambut berbagai protes di Korea Selatan dan Filipina. Di Indonesia, pertunjukan musik spektakuler oleh penyanyi muda berbakat itu belum diketahui kelanjutannya.

Dua pekan menjelang pelaksanaan konser bertajuk The Born This Way Ball yang akan berlangsung 3 Juni mendatang di Gelora Bung Karno, Jakarta, dengan promotor Big Dady Entertainment tak kunjung beroleh izin dari kepolisian. Alasannya polisi menilai jika konser tetap digelar akan timbul gangguan keamanan.

INQUIRER | SKY NEWS | DWI ARJANTO

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X