Tim Sepak Takraw Indonesia Terinfeksi Cacing Kremi

Tim Sepak Takraw Indonesia Terinfeksi Cacing Kremi

ANTARA/Feny

TEMPO.CO, Jakarta - Tim sepak takraw Indonesia yang akan bertanding di Asian Beach Games 2012 di Haiyang, Cina, 16-22 Juni, terinfeksi cacing kremi. Sebagian besar dari 24 atlet yang akan dikirim ke Cina itu cacingan karena berlatih di lapangan pasir sepak takraw milik Fakultas Olahraga Universitas Nasional di Rawamangun.

"Awalnya kami melihat tempatnya layak, tapi kami tidak tahu banyak kucing buang kotoran. Awalnya gatal-gatal. Kami pikir biasa saja, makin lama tambah gatal," kata pelatih putri tim sepak takraw Indonesia, Abdul Malik, Selasa, 22 Mei 2012.

Gejala gatal-gatal ini mulai dirasakan pada awal April atau beberapa hari setelah tim sepak takraw Indonesia mulai berlatih di lapangan pasir UNJ tersebut. Sebelumnya mereka berlatih di lapangan pasir Gelora Bung Karno tapi harus pindah karena digunakan oleh tim voli pantai.

Gatal-gatal terjadi di kaki, paha, pinggang, dan jari-jari. Para pemain kemudian diperiksakan ke dokter dan diberikan perawatan. Mereka sembuh tapi beberapa hari kemudian, gejala gatal-gatal itu timbul lagi di bagian tubuh yang berbeda. "Ini karena cacing tersebut menjalar ke bagian tubuh para atlet," kata Abdul.

Dokter dari KONI yang memeriksa kondisi para atlet, Enny Walujan, menegaskan para atlet terserang creeping disease. Penyakit ini disebabkan oleh adanya parasit yang menembus jaringan di bawah kulit tubuh. Penyakit ini menyebabkan adanya bercak-bercak merah dan gatal-gatal di kulit. Infeksi penyakit terjadi karena adanya kontak langsung antara seseorang dengan kotoran hewan yang terinfeksi cacing.

Setelah kejadian ini, tim sepak takraw akan meminta UNJ sebagai pengelola mensterilkan lapangan pasir yaitu dengan menyemprot fogging. Pada 2010, tim bola tangan yang latihan di lapangan yang sama juga mengalami kejadian serupa.

Tim sepak takraw sebenarnya berencana pindah lapangan, tapi tak kunjung dilakukan karena pengurus sepak takraw belum menerima dana persiapan Asian Beach Games. Selain itu, mencari lapangan pasir di Jakarta terbilang sulit. "Sampai saat ini kami masih akan berlatih di situ," kata Abdul Malik.

ABG 2012 hanya tinggal tiga pekan lagi, penyakit cacingan ini, lanjut Abdul, tidak begitu mengganggu persiapan tim karena tidak menyebabkan cedera. Tim sepak takraw putra dan putri sendiri ditargetkan mencapai final Asian Beach Games 2012.

ANANDA W. TERESIA

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul =

Musik/Film

; $foto_slide_judul =

Musik/Film

Wajib Baca!
X