Pemegang Saham Setujui Stock Split Kalbe Farma
PT. Kalbe Farma Tbk. ANTARA/HO-Ari
Topik
TEMPO.CO, Jakarta - Pemegang saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) akhirnya menyetujui rencana pemecahan nilai nominal (stock split) saham perseroan dengan rasio 1:5. "Pelaksanaan stock split diharapkan membuat saham Kalbe menjadi lebih atraktif bagi investor," ujar Direktur Kalbe, Vidjongtius, Rabu, 23 Mei 2012.
Ia menyatakan pelaksanaan stock split bertujuan meningkatkan atraktivitas perdagangan saham perseroan di Bursa Efek Indonesia. Perseroan ingin memperluas basis investor terutama kalangan investor retail.
Rencananya, setelah mendapat persetujuan rapat umum pemegang saham luar biasa, emiten berkode KLBF itu akan meminta persetujuan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Badan Pengawas Pasar Modal dan lembaga keuangan serta otoritas bursa.
"Kita lihat persiapan kami sekitar 2-3 bulan," ujarnya.
Saat ini jumlah saham perseroan yang beredar sebelum stock split mencapai 10.156.014.422 lembar. Sementara setelah aksi korporasi tersebut mencapai 50.780.072.110 lembar. Nilai nominal sebelum stock split sebesar Rp 50 per lembar berubah menjadi Rp 10 per saham. Sampai berita ini ditulis, harga saham KLBF stagnan di posisi Rp 3.900 per lembar.
JAYADI SUPRIADIN
Komentar (0)
Berita Terkait
Foto Terbaru
Top Stories
Editor's Choice
- Kabut Asap di Singapura Diprediksi Bertahan Lama
- DPR Khawatir Pemerintah Ragu Naikkan Harga BBM
- Ada Pekik 'Kopassus' di Luar Pengadilan
- Joki SBMPTN Yogya Berkeliaran Secara Terbuka
- Singapura: Kabut Indonesia Terparah Sepanjang Masa
- Label Merah untuk Makanan Tidak Sehat
- Jokowi Diminta Selalu Ajak Staf Blusukan


