indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Masuk Ancol Gratis pada Hari Jadi Jakarta

Masuk Ancol Gratis pada Hari Jadi Jakarta

Pengunjung menikmati suasana pantai dekat sebuah ekskavator untuk proyek reklamasi di Pantai Ancol, Jakarta Utara. TEMPO/Dasril Roszandi

TEMPO.CO, Jakarta– Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Administrasi DKI Jakarta, Hasan Basri Saleh, mengatakan pada hari ulang tahun ke-485 Jakarta yang jatuh pada 22 Juni 2012 warga Jakarta bisa masuk Ancol gratis dari pukul 06.00 hingga 18.00. “Nanti akan ada pesta kembang api di Pantai Karnaval, dan ini berlanjut ke malam selanjutnya,” kata Hasan dalam jumpa pers di lantai 4 gedung Blok G, Balai Kota DKI Jakarta, Jumat, 25 Juni 2012.

Pada keesokan harinya di Pantai Karnaval juga digelar acara Opera Van Java secara langsung yang merupakan hasil inisiatif pihak swasta.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menampilkan 55 rangkaian kegiatan yang digelar panitia HUT DKI Jakarta. Antara lain ada 16 perayaan di bidang pariwisata, 13 perayaan di bidang olah raga, 17 kegiatan pengembangan masyarakat, dan 9 kegiatan promosi ekonomi.

Selain itu ada seminar Jakartaku Harapanku, satu hari Jakarta tersenyum. Hasan yang merupakan ketua panitia mengatakan pemerintah provinsi berharap tahun 2012 akan membawa perbaikan signifikan Jakarta di masa mendatang.

Tak hanya dari pemerintah, ada pula rangkaian kegiatan yang merupakan inisiatif dari swasta dan masyarakat. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menganggarkan Rp 2 miliar untuk hari jadi Jakarta. Angka tersebut belum termasuk perayaan yang inisiatifnya berasal dari SKPD.

“Kalau Abang None dari Dinas Pariwisata, anggarannya beda lagi,” katanya. Pembukaan HUT Jakarta akan dilakukan pada Ahad, 27 Mei 2012, di Eco Park. “Gubernur akan meresmikan rangkaian perayaan hari ulang tahun Jakarta didampingi wali kota dari lima wilayah,” katanya. Acara akan dimulai 27 Mei 2012 hingga 23 Juni 2012.

AMANDRA MUSTIKA MEGARANI

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X