Proyek Hambalang Ambruk, Menteri Andi Dituding Lalai

Proyek Hambalang Ambruk, Menteri Andi Dituding Lalai

Pembangunan komplek pusat pelatihan olahraga Hambalang, Bogor, Jawa Barat. TEMPO/Jacky Rachmansyah

TEMPO.CO , Jakarta: -- Peneliti Indonesia Corruption Watch, Febridiansyah, menilai Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng bisa dimintai pertanggungjawaban atas kerugian negara akibat ambruknya dua gedung di area proyek Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Bangunan power house (tempat pembangkit listrik) dan lapangan indoor itu runtuh sebagian karena tanahnya ambles belum lama ini.

“Jika kejadian itu ada unsur kesengajaan, akan memperkuat dugaan adanya korupsi,” kata Febri saat dihubungi, Minggu 27 Mei 2012. Ia menyarankan agar Komisi Pemberantasan Korupsi menelusuri alasan Menteri Andi berkeras membangun pusat olahraga di kawasan rawan longsor itu. “Ada alasan KPK untuk memeriksa Menteri Andi,” ujarnya.

Menurut Febri, dugaan Menteri Andi lalai karena, sebelum proyek dimulai, sudah ada rekomendasi dari hasil penelitian yang menyatakan di tempat itu tidak layak didirikan bangunan. Namun, kenyataannya, kompleks pusat pelatihan dan pendidikan olahraga itu tetap dibangun.

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault menyatakan sudah selayaknya Menteri Andi bertanggung jawab atas ambruknya bangunan di proyek Hambalang. Sebab, kata dia, para ahli geologi telah mengingatkan struktur tanah di kawasan proyek labil. Potensi gempa juga besar karena dikelilingi beberapa gunung berapi.

Rekomendasi itu, menurut Adhyaksa, sudah pula ia sampaikan ke Komite Olahraga Nasional Indonesia dan Kementerian Olahraga. "Tapi mungkin Pak Andi telah mendapatkan masukan lain dari stafnya," katanya.

Ketika dimintai konfirmasi, Menteri Andi mengatakan bahwa dia hanya melanjutkan kebijakan pendahulunya. “Pak Adhyaksa tidak pernah mengatakan kepada saya agar proyek itu dihentikan,” katanya melalui pesan pendek. Saat diangkat menjadi menteri, Andi mengaku, di Hambalang sudah ada bangunan asrama, masjid, jalan beraspal, lapangan sepak bola, dan pagar keliling.

l RAFIKA AULIA | ANGGA SUKMA WIJAYA | AGUSSUP

Berita terkait
Dua Bangunan di Proyek Hambalang Ambruk
Konsultan Hambalang Benarkan Ada Bangunan Ambruk
Tanah Proyek Hambalang Ambles Akibat Hujan
Tanah di Proyek Hambalang Ambles Hingga 3 Meter
Proyek Hambalang dari Krawang, Bekasi Hingga Ambruk di Sentul
KPK Mulai Usut Duit Kongres Demokrat
10 Jam Dicecar KPK, Menteri Andi Bantah Terima Suap 
Apa Hubungan Mahfud, Anas, dan Hambalang? 
Status Cegah Mahfud Suroso, Saksi Kunci Hambalang 

Komentar (2)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
semua proyek pemerintah yg rusak sebelum waktunya atau yg tidak di manfaatkan setelah selesai dikerjakan, agar dituntut tanggungjawab, secara hukum maupun ganti rugi.
0
0
banyak proyek pembangunan gedung/rumah didirikan di tempat2 yg rawan longsor. Berharap mendapat keuntungan dari harga tanah murah
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X