Amin Rais Setuju Calon Presiden Harus Lebih Muda

Amin Rais Setuju Calon Presiden Harus Lebih Muda

Ketua umum PAN Soetrisno Bachir (kiri) didampingi Amien Rais dan Hatta Radjasa hadir dalam pembukaan rapat kerja nasional PAN di Hotel Sheraton Yogyakarta, Sabtu (2/5). Rakernas membahas langkah partai dalam menentukan arah koalisi menghadapi pemilih

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional, Amien Rais, sepakat faktor usia harus menjadi pertimbangan calon presiden yang akan maju pada pemilihan presiden 2014 mendatang. "Saya rasa presiden itu lebih baik yang muda," kata Amien saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Badan Pengembangan Organisasi dan Keanggotaan, di Hotel Mercure, Ancol, Minggu 27 Mei 2012.

Wacana perlunya calon presiden muda ini pertama kali disampaikan oleh Ketua MPR Taufiq Kiemas. Menurut Taufiq, saatnya terjadi kaderisasi dalam kepemimpinan nasional. Dia berharap politikus senior tidak ikut bertarung dalam pemilihan presiden 2014 mendatang.

Menurut Amien, untuk bisa diusung menjadi calon presiden, selain soal usia, partai apa pun seharusnya tidak mengandalkan nama besar dan latar belakang calon. "Kalau orang mau jadi presiden, saya kira jelas pertama seorang harus memahami ideologi dan falsafah bangsa," kata Amien.

Syarat kedua, kata Amien, calon presiden harus punya integritas yang kuat. Tidak boleh terlibat korupsi dan perbuatan amoral. Dia juga harus mempunyai pengalaman yang cukup untuk memimpin negara. "Capres harus memiliki jam terbang memadai."

Amien menambahkan, calon presiden mesti memahami dan berpengalaman dalam mengelola berbagai masalah yang terjadi. Presiden tidak boleh muncul secara instan, misalnya dari aktivis atau artis. "Kalau tiba-tiba jadi presiden bisa kacau balau," kata Amien.

Calon presiden juga harus bisa merangkul seluruh bangsa terlepas dari kepentingan kelompok, agama, dan etnik. Selain berpikir nasional, Amien juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap globalisasi. "Terakhir, calon presiden harus bisa mencontohkan bebas dari mentalitas terjajah."

Ketika ditanya siapa calon presiden yang pas, Amien tidak mau berkomentar. "Kita lihat apakah si x, y, z nanti akan ketemu, tapi kalau disebut nama tokoh seperti Prabowo, Sri Mulyani, atau Ani Yudhoyono, akan kacau balau."

Meski tak spesifik menyebutkan nama, dalam beberapa kali kesempatan Amien sudah menyatakan dukungan terhadap pencalonan Hatta Rajasa. Sebagai pendiri partai berlambang matahari ini Amien pernah menyatakan Hatta adalah calon presiden yang tepat.

Rakornas Badan POK PAN berencana menetapkan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa sebagai calon presiden. Untuk bisa menyukseskan pencalonan Hatta, PAN menargetkan perolehan suara minimal 10 persen pada pemilu 2014 mendatang.

IRA GUSLINA SUFA

Komentar (4)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
om amin, yg muda belun punya uban kan? 1 X GOLPUT tetap GOLPUT !! hidup GOLPUT !!!
0
0
Ini adalah contoh manusia yg aman dari hukuman gratifikasi
0
0
yah ujung2 nya calon yang pas dan tepat tidak jauh dari dalm partaix sendiri.emang Hatta Rajasa masih layak di sebut MUDA???min Amien,,sudah lah pak,istirahat saja pak,Engkau sudah terlihat lelah,wajah mu udah bau tanah.
0
0
Amin berhak komentar apapun akan tetapi orang sdh nggak peduli dg apa yang diucapkannya sdh nggak laku
Wajib Baca!
X