Bos Bobotoh Persib Berharap Tak Lagi Ada Korban Seteru Suporter

Bos Bobotoh Persib Berharap Tak Lagi Ada Korban Seteru Suporter

Suporter Persib alias Bobotoh. ANTARA/Agus Bebeng

TEMPO.CO, Bandung - Ketua Umum Viking Persib Club Herru Joko berharap tragedi pengeroyokan yang mencabut nyawa tiga korban usai laga Persija versus Persib di Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad kemarin, menjadi titik tolak perdamaian antara bobotoh (suporter Persib) dan The Jakmania (suporter Persija). Ketiga korban tewas, termasuk anggota Viking Rangga Cipta Nugraha, harus menjadi korban terakhir perseteruan kedua komunitas suporter.

"Konsekuensi meninggalnya Rangga adalah perdamaian antara bobotoh dan The Jak"  ujarnya di kawasan rumah duka Rangga di Kampung Pasir Leuti, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Selasa 29 Mei 2012. " Harusnya ini jadi titik awal perdamian antar suporter semua klub sepak bola di seluruh Indonesia, nasional. Perdamian jangan sampai menunggu korban jatuh lagi,"


Herru mengaku selama ini Viking dan The Jak sudah berupaya merintis perdamian. Pertemuan terakhir bersama The Jak dan Persija Jakarta, kata dia, dilakukan Jum'at 25 Mei 2012 atau dua hari sebelum gelaran laga Persija versus Persib di Gelora Bung Karno pada Ahad 27 Mei 2012. "Pertemuan itu kami (Viking) lakukan dengan Ferry dari The Jak di kafe di Bandung sini Jum'at lalu. Tanggapan kedua pihak sangat baik untuk berdamai. Ini rintisian," katanya.

Adapun soal tewasnya Rangga, Herru mengaku baru mengetahuinya pagi tadi. Ia kaget karena hasil penelusuran tim perwakilan Viking menyusul kabar terjadinya pengeroyokan pada Ahad malam lalu tak menemukan korban dari bobotoh Persib ataupun Viking. Herru membenarkan jika Rangga adalah salah satu anggota organisasinya.

Herru bahkan mengaku mengenal Rangga. "Dia (Rangga) aktif di Viking (komisariat) Poltekpos (tempat Rangga kuliah dulu). Saya kenal dia karena dia cukup sering ikut rapat organisasi," katanya di rumah duka. "Rangga dan kawannya kemarin datang sendiri sebagai pribadi-pribadi ke GBK, karena kami dari Viking resminya tak mengirim anggota menonton ke Jakarta."

Pantauan di rumah duka hingga berita ini ditulis, keluarga dan kerabat masih menunggu kedatangan jenazah Rangga dari Jakarta. Dua karangan bunga dukacita dari Viking dipajang di depan gang menuju rumah Rangga. Sementara itu, dengan menumpang motor dan mobil, lebih dari seratus anggota Viking, termasuk panglima mereka, Ayi Beutik, baru saja tiba di Pasir Leutik. Mereka nampak langsung beriringan menuju rumah duka.

ERICK P. HARDI

Berita terkait
Kapolri: Pengeroyok Belum Tentu Suporter Tim
Korban Pengeroyokan di GBK Ternyata Suporter Persib 
Sebelum Tewas Dikeroyok, Lazuardi Diduga Memalak
Jakmania Minta Polisi Usut Tewasnya Suporter
Jasad Korban Keroyok Persija-Persib Sudah Diambil

Upaya Polisi Jelang Laga Ricuh Persija Vs Persib

Polisi Diminta Mendalami Budaya Sepak Bola

Suporter Luka di RSCM Sudah Pulang

Komentar (5)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
1
THE JAKJING ... laknat2 tak berguna ... ke neraka lah kau .. by Viking Batam
0
0
THE JAKJING ... laknat2 tak berguna ... ke neraka lah kau .. by Viking Batam
1
0
matiin aje tuh Viking gak ada gunanya hidup dibandung, cma jadi sampah kota bandung.. By:Perkumpulan The jakmania N JakAngel basis Persija Jakarta.
0
0
Nyawa manusia yang berharga telah hilang sia-sia karena fanatisme klub sepak bola.. Sesuatu yang bodoh : anak bangsa mati konyol di tangan bangsa sendiri.. Zaman barbar terulang di Indonesia.. Turut prihatin atas kebodohan masyarakat Indonesia, wassallam!
0
0
Damailah Indonesiaku...... Kita takan pernah maju, kalau terus-terusan berpecah belah.
Wajib Baca!
X