Tere: Hati Sudah Tidak Cocok dengan Politik  

Tere: Hati Sudah Tidak Cocok dengan Politik  

Theresia Ebenna Ezeria Pardede alias Tere. dok. TEMPO/Bodi CH

Grafis Terkait

TEMPO.CO, Jakarta - Theresia Pardede alias Tere mengakui bahwa keputusannya untuk mundur bukan hanya karena alasan keluarga. Kepada Tempo, ia mengutarakan bahwa dirinya merasa sudah tak cocok lagi dengan dunia politik yang hitam. "Kalau frekuensi hati sudah tidak cocok mau apalagi? Label sebagai member of parlement dimana pun sama. Politik praktis memang selalu dipandang kotor," ujarnya ketika dihubungi, Jumat 1 Juni 2012.

Tere hari ini mengumumkan pengunduran dirinya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan juga kader Partai Demokrat. Dalam keterangan resminya, Tere mengatakan ingin menjaga orangtuanya yang sedang sakit.

Tere mengatakan, awalnya merasa terpanggil untuk menjadi wakil rakyat. Pengalaman sebagai aktivis pada reformasi 1998 menjadi pemicu semangat untuk masuk kedalam dunia politik. "Sebagai saksi sejarah saya punya harapan untuk memperbaiki negara dan bangsa ini. Karena itu saat momentum 10 tahun reformasi itu saya mencoba untuk masuk dunia politik melalui DPR. Karena kalau menurut teori DPR adalah sebuah lembaga yang bisa melakukan intervensi sosial melalui kebijakan-kebijakan," ujarnya.

Namun, kenyataan tak selalu seindah teori. Tere mengakui dirinya mengalami kekecewaan karena idealismenya terkadang terbentur dengan politik praktis yang kotor. "Mungkin ini juga pembelajaran bagi saya untuk menerima kenyataan bahwa keputusan politik di DPR itu kan keputusan yang kolektif kolegial, bukan keputusan perorangan," katanya.

Ia mengakui bahwa apa yang sudah dilakukannya selama tiga tahun menjadi anggota DPR masih jauh dari harapan. Namun, ia mengaku tak lagi memiliki energi di tengah masalah yang merundungnya. "Jujur apa yang saya capai masih jauh dari harapan saya. Tapi untuk menjadi anggota DPR yang benar itu membutuhkan energi yang sangat besar," kata dia.

FEBRIYAN


Berita terkait
Demokrat Bantah Pengunduran Tere terkait dengan Hambalang
Tere Mundur Sebagai Anggota DPR

Tere: Saya Kecewa Lihat Korupsi
Tere Juga Mundur dari Demokrat
Tere Dimata Nurul Arifin
Tere: Hati Sudah Tidak Cocok dengan Politik
“Tere Beda dengan Angie”

Komentar (8)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
Salut anda telah meniupkan angin segar kepada generasi muda bersikap dalam kehidupan politik, Betul sekali bila suara hati tidak sejalan lebih baik tinggalkan. Dari pada memalukan keluarga dan masuk penjara. Anda hebat,luar biasa!!! Hanya orang opportunis yang mau tetap terus berkarir politik di Senayan.
0
0
Andai semua anggt dewan yg terhormat bs sadar diri seperti tere...
0
0
jika keadaan itu membuat kita terjepit, maka ada 3 langkah yg harus dilakukan. mengikuti, merubah, dan ........ selamat tere sdh lari dari keadaan itu.
0
0
ini tandanya Tere masih kuat imannya.
0
0
Dr dlu politik itu ngak ada yg bener\' mreka hanya gembar-gembor atas nama rakyat\' btl ngak Gan?
Selanjutnya
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X