TOTO Berencana Stock Split 1:10
REUTERS/Lucas Jackson
TEMPO.CO, Jakarta - PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) berencana melakukan pemecahan nilai nominal (stock split) saham perseroan dengan rasio 1:10. "Dengan harga saham yang lebih murah, investor memiliki kesempatan lebih besar mengoleksi saham kita," ucap Direktur Keuangan TOTO, Setia Budi Purwadi, di Jakarta, 4 Juni 2012.
Ia menyatakan rencana pelaksanaan stock split bertujuan meningkatkan likuidas perdagangan saham perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Rencananya, perseroan akan melangsungkan rencana itu pada semester dua tahun ini. "Kita lihat pelaksanaannya di kuartal tiga mendatang," ujarnya.
Untuk mendukung rencana itu, perseroan bakal segera meminta persetujuan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan, serta otoritas bursa.
Saat ini jumlah saham perseroan yang beredar sebelum stock split mencapai 49.536.000.000 lembar dengan nilai nominal sebelum stock split sebesar Rp 54 ribu per lembar. Dengan rencana itu, harga saham diprediksi berubah menjadi Rp 5.400 per saham.
Sedangkan komposisi saham perseroan per 31 Desember tahun lalu terdiri dari Toto Limited asal Jepang sebesar 39,5 persen, Suryaparamitra Abadi 25,3 persen, Multifotuna Asindo 30,2 persen, dan publik 5,0 persen.
JAYADI SUPRIADIN
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
Berita Utama Bisnis
- Telkom Ekspansi ke Hong Kong dan Timor Leste
- Ini Kriteria Pengganti Chatib Basri Pimpin BKPM
- SBY Resmi Lantik Chatib Basri
- Hari Ini, SBY Lantik Chatib Jadi Menteri Keuangan
- Teras Narang Minta Pabrik CPO Bantu Perbaiki Jalan
- PTPN X Targetkan Laba Naik sampai Rp 500 Miliar
- Kadin Dukung Chatib Basri Jadi Menteri Keuangan














