Dahlan Iskan Ingin Privatisasi 11 Perusahaan  

Dahlan Iskan Ingin Privatisasi 11 Perusahaan  

Dahlan Iskan. Tempo/Pribadi Wicaksono

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan ingin melakukan privatisasi terhadap 11 perusahaan negara. Perinciannya, 7 BUMN yang diprivatisasi berdasarkan rencana tahun ini dan empat perusahaan yang direncanakan tahun sebelumnya, tapi belum terlaksana. Skemanya, "IPO (initial public offering), right issue dan strategic sale," kata Dahlan Iskan ketika Rapat Kerja bersama DPR Komisi VI tentang RKA 2013 dan penjelasan program privatisasi 2012, Senin, 4 Juni 2012.

Ketujuh BUMN yang direncanakan adalah PT Semen Baturaja, Bank Tabungan Negara, PT Inti, PT Kimia Farma, PT Industri Sandang Nusantara, PT Iglas, dan Perum Pegadaian. Sedangkan PT Waskita Karya sudah direncanakan sejak 2008.

Tiga BUMN seperti PT Primasima, Sarana Karya, dan Kertas Padalarang sudah direncanakan sejak 2010. Untuk PT EMI dan Penas, kata Dahlan, akan diakuisisi 100 persen semuanya ke BUMN. Kedua perusahaan negara itu mengalami kerugian.

Deputi Bidang Restrukturisasi BUMN, Pandu Djayanto, mengatakan untuk Semen Baturaja akan dilakukan IPO sebesar 35 persen. Tujuannya untuk pengembangan usaha perbaikan pabrik dan pembangunan pabrik.

"Diharapkan setelah IPO meningkat produktivitas dari 1,25 juta ton per tahun menjadi 2 juta ton per tahun," ujar Pandu di tempat yang sama. Angka tersebut dicapai pada 2015.

Untuk Kimia Farma, tutur Pandu, akan di-right issue setelah regrouping atau pembentukan holding farmasi dengan Indofarma. Alasannya, dana penjualan saham yang diperoleh setelah holding lebih besar jika dibanding tanpa pembentukan induk perusahaan.

Saham PT Iglas yang dimiliki negara akan dijual ke investor. Ia berharap sebanyak 63 persen saham milik negara tersebut bisa terjual. Pandu mengatakan Iglas mengalami kesulitan likuiditas dan mempunyai skala kecil. Namun ia meyakinkan bahwa perusahaan ini masih mempunyai peluang usaha. Sedangkan untuk Perum Pegadaian, Kementerian BUMN juga berharap bisa terlaksana tahun ini.

SUNDARI

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X