Bom Mobil Meledak di Bagdad, 6 Tewas  

Bom Mobil Meledak di Bagdad, 6 Tewas  

Tentara berdiri di antara reruntahan akibat ledakan 2 bom mobil di Baghdad, Irak. AP

TEMPO.CO, Bagdad - Sebuah bom mobil meledak di luar kota administrasi kaum Syiah di pusat Kota Bagdad, Senin, 4 Juni 2012. Ledakan ini menewaskan sedikitnya enam orang dan melukai 18 lainnya. Demikian keterangan petugas rumah sakit dan kepolisian kepada pers.

Sebelumnya aksi serupa terjadi di Bagdad, Kamis, 31 Mei 2012 yang menewaskan sedikitnya tujuh orang dan melukai puluhan lainnya. Beberapa pekan ini, Irak kerap dihantam aksi kekerasan mematikan.

Selain bom mobil, serangan bom berasal pula dari ledakan bom jalan raya di beberapa wilayah di utara, selatan, dan barat Bagdad. Daerah tersebut merupakan tempat beroperasinya sebagian besar tempat sejumlah perusahaan energi internasional. Tak pelak aksi ini ikut mempengaruhi ekspor minyak.

Menurut pejabat di Kementerian Dalam Negeri, serangan Kamis pekan lalu itu terjadi di tetangga Bagdad, Kota Shuala. Serangan ini menyebabkan tujuh orang tewas dan 14 lainnya cedera. Ledakan mematikan lainnya berlangsung di Al-Amriyah, Ghazaliyah, Yarmuk--yang semuanya terletak di sebelah barat Bagdad. Serangan bom lainnya terjadi Dora dan Saidiyah, keduanya terletak di selatan ibu kota. "Seluruh peristiwa itu terjadi pada Kamis pagi."

Ledakan bom jalan raya di Al-Amriyah, Bagdad barat, menewaskan dua orang dan melukai tujuh lainnya. Sedangkan bom mobil di dekat rumah pejabat  kantor Perdana Menteri Nuri al-Maliki menewaskan satu orang. Pada serangan di Yarmuk, tak disebutkan jumlah korbannya.

Salah seorang pejabat di kantor Kementerian Dalam Negeri yang tak disebutkan namanya mengatakan, korban meninggal sebanyak tujuh orang dan yang luka-luka 37 orang. Sedangkan informasi yang disampaikan sumber rumah sakit menyebutkan sembilan orang tewas dan 27 lainnya cedera.

Kekerasan yang terjadi Kamis pekan lalu itu merupakan kejadian terburuk di Bagdad sejak 19 April 2012 saat serangan bom di ibu kota menewaskan 17 orang dan melukai 106 lainnya. Dibandingkan dengan puncak aksi kekerasan pada 2006 dan 2007, serangan mematikan di Irak ini menurun tajam. Seluruh kekerasan hampir semuanya terjadi di Bagdad.

REUTERS | DAWN.COM | CHOIRUL

Komentar (1)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
heran ya...... negara yg berpenduduk muslim pada ribut mlulu
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X