Pasific Royale Airways Terbang Mulai 11 Juni

Pasific Royale Airways Terbang Mulai 11 Juni

Facebook.com

TEMPO.CO, Jakarta-Maskapai Pasific Royale Airways telah memiliki Sertifikat Operator Penerbangan atau Air Operator Certificate (AOC) dari Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan. Pasific Royale Airways adalah maskapai penerbangan swasta pertama di Indonesia dengan layanan full service.

"Kami sudah dapatkan sertifikat" kata Chif Executive Officer Pasific Royale Airways, Samudra Sukardi dalan serah terima Sertifikat di Ruang Singosari, Hotel Borobudur Jakarta, Rabu 6 Juni 2012. Sertifikat itu bernomor AOC/ 121-045 tertanggal 29 Mei 2012.

Adanya AOC ini, maka Pasific Royale Airways siap melakukan penerbangan perdana pada tanggal 11 Juni 2012 dari Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya. Pihaknya akan menggunakan peswat tipe Fokker F50 dengan nomor registrasi PK PRB dari bandara Juanda dengan rute Surabaya-Semarang-Pangkalan Bun-Semarang-Bandung-Semarang-Surabaya. Pada fase pertama, Pasific bakal mengoperasikan dua pesawat Fokke F50 dari Bandara Hang Nadim, Batam dan Bandara Juanda, Surabaya.

Samudra menjelaskan, sesuai dengan Surat Izin Usaha Penerbangan, Pasific Royale akan beroperasi dari empat hub utama, yaitu Jakarta, Surabaya, Batam, dan Medan. Pasific Royale juga telah memiliki hak penerbangan ke 62 kota domestik dan 11 kota internasional.

Pada tahun pertama Pasific Royale Airways memiliki lima buah pesawat Fokker F50 untuk tujuan penerbangan perintis dan akan menambah empat buah pesawat A320 dan satu pesawat A330 untuk penerbangan domestik dan internasional. Samudra menambahkan sejak akhir bulan ini sampai Agustus akan datang 3 pesawat Airbus A320.

Direktur Jenderal Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara, Diding Sunardi menjelaskan lamanya proses AOC ini karena adanya kepemilikan pesawat yang tertunda. Untuk mendapatkan AOC ini harus memiliki 5 buah pesawat.

"Permintaan AOC ini masuk bulan November, baru keluar Maret karena masalah pesawatnya yang delay," ujar Diding.

Penyerahan sertifikan dilakukan secara simbolis oleh Direktur Jenderal Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara Kementerian Perhubungan, Diding Sunardi kepada Chif Executive Officer Pasific Royale Airways, Samudra Sukardi. Hal ini menandakan siapnya maskapai Pasific Royale Airways untuk mengoperasikan penerbangannya di Indonesia.

AFRILIA SURYANIS

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan

Musik/Film

Wajib Baca!
X