indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

Rieke: Pemerintah Lamban Pulangkan TKI di Suriah

Rieke: Pemerintah Lamban Pulangkan TKI di Suriah

Rieke Dyah Pitaloka. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat, Rieke Dyah Pitaloka, mengatakan pemerintah terkesan lamban dalam proses evakuasi tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berada di Suriah.

Jumlah warga Indonesia yang sudah berhasil dievakuasi dinilai sangat sedikit bila dibandingkan langkah pemerintah Filipina yang sudah berhasil mengevakuasi 1.300 buruh migrannya dari Suriah. “Pemerintah RI terkesan lamban,” kata kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini, Sabtu, 9 Juni 2012.

Rieke mengutip data Deputi Bidang Perlindungan BNP2TKI yang menyatakan sebanyak 193 orang WNI sudah dipulangkan dari Suriah hingga akhir Mei 2012. Sedangkan berdasarkan data Kementerian Luar Negeri, jumlah WNI yang sudah berhasil dipulangkan sebanyak 234 orang, termasuk mahasiswa.

Padahal, berdasarkan data Pusat Penelitian dan Pengembangan Informasi Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI, Rieke menyatakan total TKI di Suriah mencapai 11.760 orang. Dari jumlah ini, sebagian besar berprofesi sebagai pembantu rumah tangga sebanyak 11.500 orang, sementara sekitar 201 orang menjadi pekerja di perusahaan berbadan hukum. “Segera evakuasi, terutama yang berada di zona konflik,” kata Rieke.

Sebagai tanggapan terhadap situasi tersebut, Rieke mendesak pemerintah agar segera ada koordinasi serius antara Kementerian Luar Negeri, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dan BNP2TKI. Koordinasi ini juga dilakukan untuk pendataan yang lebih akurat agar perlindungan TKI lebih dapat dipertanggungjawabkan.

Rieke juga meminta pemerintah untuk melansir data TKI di Suriah, termasuk PJTKI yang mengirimkan, dan daerah asal para TKI tersebut. “Ini metode jemput bola, untuk mengevakuasi, bukan menunggu para TKI yang melakukan kontak minta pertolongan,” kata dia.

Ia mengatakan pemerintah harus memberikan informasi kepada pihak keluarga tentang kondisi para TKI serta memastikan hak-hak normatif para TKI di Suriah terpenuhi, seperti gaji yang harus dipastikan diterima para TKI sebelum dievakuasi. Selain itu, pemerintah juga harus menjamin keutuhan dari dokumen, harta, serta barang pribadi para TKI dalam proses evakuasi. “Pemerintah juga harus menjamin evakuasi hingga ke tempat tinggal asal ini tidak memungut biaya dari para TKI,” kata Rieke.

FRANSISCO ROSARIANS

Berita terpopuler
Kekayaan Tommy Hindratno

Ini Elemen Gaji ke-13 Pejabat dan PNS

Teman Kapolda Jadi Tersangka Penipuan

Produser Mr Bean Kesurupan Depe Bantah Sebut Rowan

Ini Dua Personel Baru Cherry Belle

Komentar (4)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
NATO " No Action Talk Only " Semua komentar yg loe lontarkan selalu menjadi polemik. Solusi yg sangat dibutuhkan. Sepertinya loe sengaja membuat Rakyat saling HUJAT. KOMPENI? wkwkwkkk
0
0
si anggt dpr ini, iso ngomong doang
0
0
Komentar seorang yang berstatus anggota DPR RI?
0
0
Kamu datang ke Suriah dulu, baru komentar. Asbun.
Wajib Baca!
X