Festival Budaya, Pejabat Bogor Naik Delman

Festival Budaya, Pejabat Bogor Naik Delman

Peserta meramaikan acara karnaval Kemilau Budaya ke-8 tahun 2011 di depan kantor Pemda Bogor, Cibinong, Jawa Barat, Minggu (23/10). Kegiatan kesenian tradisional yang digelar setiap tahunnya itu diikuti oleh berbagai provinsi se-Indonesia dan merupakan bentuk promosi pariwisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

TEMPO.CO, Bogor - Para pejabat di Kabupaten Bogor beramai-ramai naik kereta kuda atau delman dalam Festival Budaya Daerah (Helaran), rangkaian Hari Jadi ke-530 Bogor tahun 2012 di Cibinong, Ahad, 10 Juni 2012. Selain konvoi delman, festival ini ditandai dengan penyerahan senjata khas Jawa Barat, Kujang, kepada Bupati Bogor dari Budayawan Jawa Barat, Sofyan Afandi, serta pergelaran kolosal.

“Festival Seni Budaya Daerah merupakan ungkapan syukur atas kekayaan serta keragaman potensi seni dan budaya daerah yang tersebar luas di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor,” kata Bupati Bogor, Rachmat Yasin.

Kegiatan Helaran Budaya kali ini terlihat berbeda. Tidak ada lagi pertunjukan nyawer duit kepada rakyat oleh Bupati Bogor atau Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, seperti pada kegiatan tahun 2012. Sejak pembukaan, Rachmat Yasin beserta istri, Elly Halimah Rachmat Yasin, tiba dengan menggunakan delman untuk memukul gendang sebagai tanda dibukanya Helaran.

Menurut Rachmat, Kabupaten Bogor memiliki banyak potensi kesenian, adat istiadat, dan benda seni yang unik, asli, serta bernilai sejarah. Ajang ini juga merupakan upaya pemeliharaan dan pelestarian kekayaan budaya daerah agar masyarakat lebih mengenal khazanah budayanya sendiri.

Upaya pelestarian nilai-nilai seni budaya daerah, kata Bupati, memberikan ruang kreativitas bagi para budayawan dan seniman untuk mengekspresikan kemampuannya sesuai dengan filosofi yang terkandung dalam kesenian tersebut. Selain itu, seni budaya merupakan alat pemersatu yang hebat untuk merangkul seluruh masyarakat.

“Festival Seni Budaya Daerah ini dapat memberikan kontribusi kepariwisataan bagi suksesnya promosi wisata Kabupaten Bogor. Juga meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap kekayaan budaya daerah,” ujar dia.

ARIHTA U SURBAKTI



Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X