Jokowi, Foke, Alex Harus Cuti Kalau Kampanye  

Jokowi, Foke, Alex Harus Cuti Kalau Kampanye  

Fauzi Bowo. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

TEMPO.CO, Jakarta - Para calon gubernur DKI Jakarta yang masih menjabat sebagai kepala daerah hanya boleh melakukan kampanye jika mereka mengambil cuti. Hal itu diungkapkan Ketua Panitia Pengawas Pemilu DKI Jakarta, Ramdansyah, merujuk kepada Fauzi Bowo, Joko Widodo, dan Alex Noerdin.

"Cuti itu hak. Tidak apa-apa kalau mereka tidak cuti. Tapi ya tidak boleh kampanye," katanya usai diskusi "Mengurai Sengkarut DPT Pemilukada DKI Jakarta" di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu, 10 Juni 2012.

Menurut Ramdansyah, ketiga calon incumbent itu harus rehat dan melepaskan atribut sebagai pejabat negara saat berkampanye. Pasalnya jika tak mengambil cuti mereka rawan memanfaatkan fasilitas negara. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 menjelaskan kampanye oleh calon incumbent tak boleh memanfaatkan fasilitas negara. "Mulai dari kendaraan sampai baju dinas pun tak boleh dipakai," kata dia.

Ramdansyah mengatakan satu-satunya fasilitas negara yang masih boleh dimanfaatkan adalah satuan pengamanan seperti Satpol PP atau aparat polisi. "Karena kalau ada apa-apa kan pihak kepolisian yang bertanggung jawab," katanya.

Menurut Ramdansyah, cuti memang tak mesti diambil selama dua minggu penuh masa kampanye, dari 24 Juni hingga 7 juli 2012. "Kebanyakan ambil cuti saat rapat umum atau kampanye terbuka," ucap dia.

Para pesaing Fauzi Bowo dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta 2012 meminta Foke yang juga calon incumbent segera mengajukan cuti. Mereka menilai cuti oleh kepala daerah yang menjabat perlu dilakukan agar pilkada berjalan dengan adil. Pasalnya, jika Fauzi tak mengambil cuti, kepala daerah lain pun akan meniru langkahnya.

ANGGRITA DESYANI

Berita terkait:
Jadwal Kampanye Cagub DKI Sesuai Wilayah dan Zona

Semua Calon Gubernur DKI Langgar Aturan Kampanye

Kampanye Cagub Bakal Dibagi Sesuai Wilayah

'Fokelah Kalo Begitu', Fauzi Bowo Curi Start?

Hidayat-Didik Soroti Sengkarut Daftar Pemilih

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X