Neneng Sempat Keliling Jakarta Pakai Taksi

Neneng Sempat Keliling Jakarta Pakai Taksi

Buron KPK Neneng Sri Wahyuni (berkerudung coklat) digiring penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ke dalam kantor KPK, Jakarta (13/06). Istri mantan Muhammad Nazaruddin ini merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan pembangkit listrik tenaga surya di Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi 2008 senilai Rp. 8,9 Miliar dan merugikan Negara Rp. 2,2 Miliar ditangkap KPK setelah buron sejak Agustus 2011. TEMPO/Dhemas Reviyanto

Grafis Terkait

TEMPO.CO, Jakarta - Sebelum tertangkap, istri bekas Bendahara Partai Demokrat M Nazaruddin, Neneng Sri Wahyuni, sempat berkeliling Jakarta tak lama setelah tiba di Indonesia. Ia bersama seorang wanita menumpang taksi Blue Bird.

"Makanya tim disiagakan pada sejumlah tempat yang diduga akan disinggahi," kata Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto saat menggelar jumpa pers di kantornya, Rabu malam ini, 13 Juni 2012.

Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas menyatakan tim sempat kehilangan jejak saat Neneng keluar dari Bandara Soekarno Hatta. Namun tim lain, kata Busyro, menemukan taksi Neneng berhenti di daerah Kemang. "Yang bersangkutan singgah di suatu tempat untuk keperluan makan siang," kata Busyro.

KPK menangkap Neneng di Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu, 13 Juni 2012. Neneng diduga terlibat kasus dugaan korupsi yang melibatkan suaminya, Nazaruddin, pada 23 Mei 2011. Ia ikut lari ke Singapura bersama suaminya menjelang penetapan Nazaruddin sebagai tersangka kasus Wisma Atlet. Selama 336 hari, Neneng menemani Nazaruddin di pelarian yang menyinggahi enam negara.

Belakangan Neneng diketahui berada di Kuala Lumpur, Malaysia. Kala Nazaruddin ditangkap di Kartagena, Kolumbia, 6 Agustus 2011, Neneng diduga ikut terbang ke Kuala Lumpur menemui anak-anaknya.

Dari Kemang, Busyro melanjutkan, Neneng bersama taksinya melaju ke Pejaten, kediamannya. Taksi saat keluar dari kediaman Neneng membenarkan ciri-ciri Direktur Keuangan Permai Grup itu. "Ia ditangkap seusai menunaikan solat," kata Busyro.

TRI SUHARMAN

Berita Terkait

Neneng Sempat Transit di Batam

Kuasa Hukum: Neneng Siap Buka-bukaan 

Kronologi Penangkapan Neneng Versi KPK 

Akhir Pelarian Neneng

Keluarga Sebut Neneng Menyerahkan Diri  

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X