Italia Vs Kroasia: Sama-sama Percaya Diri

Italia Vs Kroasia: Sama-sama Percaya Diri

Pemain Italia Mario Balotelli kecewa setelah tidak dapat menghasilkan gol dalam peluang emas nya di ajang kualifikasi group C Euro 2012 melawan Spanyol, di Arena PGE, Gdansk, 10-6, 2012. REUTERS/Tony Gentile

TEMPO.CO , Poznan:Italia dan Kroasia akan sama-sama membawa kepercayaan diri tinggi dalam pertandingan yang digelar di Municipal Stadium, Poznan, Polandia, malam ini. Hal itu tak lepas dari hasil positif yang diraih kedua tim pada laga pertama.

Italia mampu menahan imbang juara bertahan, Spanyol, dengan skor 1-1 pada laga perdananya di Grup C. Hasil itu diyakini menjadi pengerek mental pasukan Cesare Prandelli, yang sempat ambruk kala dipecundangi Rusia 0-3 dalam uji coba menjelang Piala Eropa.

"Pertandingan melawan Spanyol adalah pencapaian bagus untuk memompa kepercayaan diri tim," kata pemain tengah Italia, Cristian Maggio. "Memang sempat ada kekecewaan setelah melawan Spanyol karena kami kecolongan setelah unggul, tapi kami telah melupakannya. Kami telah memulai Piala Eropa dengan baik dan itu adalah tanda bahwa semua telah berubah setelah kekalahan atas Rusia."

Tapi, Maggio juga mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak meremehkan Kroasia. Pada laga pertamanya, tim asuhan Slaven Bilic itu menunjukkan permainan bagus saat menekuk Republik Irlandia 3-1. "Kroasia dalam kondisi mental yang bagus setelah mengalahkan Irlandia. Mereka juga sama sekali berbeda dengan Spanyol. Kami harus serius mempersiapkan diri menghadapi mereka," kata Maggio.

Keyakinan untuk menang diutarakan oleh pelatih Cesare Prandelli. "Melawan Kroasia akan menjadi pertandingan yang sangat berarti dan menentukan," kata mantan pelatih Fiorentina itu. "Pertandingan yang harus kami menangkan dengan semua upaya yang bisa kami lakukan. Kami akan mempelajari mereka dan mencari tahu apa pun tentang semua itu."

Sang pelatih juga menyimpan kekhawatiran terhadap permainan Darijo Srna cs. "Mereka lebih berbahaya dari Spanyol karena susah diprediksi. Jadi, kami selalu memandang mereka sebagai tim yang kuat dan berbahaya," ujarnya.

Pada laga melawan Spanyol, Italia menggunakan formasi 3-5-2 dengan memasang gelandang Danielle De Rossi sebagai bek tengah. Prandelli memberi sinyal tidak akan mengubah formasi dan strategi tim terlalu banyak. "Apakah saya akan memasang (Antonio) Di Natale dibanding (Mario) Balotelli? Kita lihat saja nanti. Balotelli mengakui bahwa ia memang sedikit tertekan di pertandingan kemarin. Tapi kita lihat saja permainan Kroasia terlebih dulu," kata Prandelli.

Azzurri memiliki catatan buruk saat menghadapi Kroasia. Dari lima pertandingan yang digelar sejak Vatreni (julukan Kroasia) pecah dari Yugosalvia, Italia tidak pernah menang. Kroasia tiga kali menang dan dua partai lain berakhir imbang. Bahkan, dalam laga uji coba terakhir di Livorno, Italia kalah 0-2.

Meski memiliki rekor pertemuan yang bagus, pelatih Kroasia, Slaven Bilic, memilih merendah menjelang pertandingan melawan Italia. Pelatih yang akan mundur dari timnas Kroasia seusai Piala Eropa itu menyebut Italia merupakan tim yang memiliki kualitas setara dengan Spanyol.

"Dalam beberapa hal, Anda bisa melihat bahwa mereka berbeda dibanding dulu. Mereka adalah tim bagus yang memiliki kualitas kualitas tidak jauh berbeda dibanding Spanyol. Kami tidak boleh melupakan itu," kata Bilic. "Orang-orang juga telah melihat bagaimana bagusnya permainan Italia saat melawan Spanyol. Saya juga sangat respek dengan pelatih Cesare Prandelli."

Bilic berharap anak asuhnya bisa bermain lebih baik dibanding sangat mengalahkan Irlandia. Ia pun mengaku akan kembali mengandalkan Mario Mandzukic untuk membongkar pertahanan rapat Italia. "Saya tidak peduli apakah skuad sekarang telah menunjukkan permainan seperti generasi terbaik dulu (Piala Dunia 1998). Yang paling penting adalah kami bisa bermain baik. Saya telah mendorong mereka secara psikis dan taktik," kata Bilic. "Kami harus menjaga momentum bagus, seperti yang sudah kami bangun saat melawan Irlandia."

Perkiraan Susunan Pemain:
Italia (3-5-2): Buffon; Chiellini, Bonucci, Maggio; Motta, Marchisio, Giaccherini, De Rossi, Pirlo; Balotelli, Cassano

Kroasia (4-4-2): Pletikosa; Strinic, Corluka, Darijo Srna, Schildenfeld; Rakitic, Vukojevic, Modric, Perisic; Jelavic, Mandzukic

FOOTBALL ITALIA | GOAL | LA GAZZETA DELLA SPORT | ARIE FIRDAUS


Berita Terkait
Jerman vs Belanda: Pertempuran Penghabisan

Alan Dzagoev Makin Bersinar di Euro 2012

Belanda Vs Jerman, Jerman Lebih Unggul *)

Nasri Mulai Mengecoh Kawan Seklub

Rekor Baru, Ceko Ungguli Yunani 2-0 dalam 6 Menit

Alasan Michael Jakarimilena Dukung Italia

Poin Imbang, Laga Panas Polandia Kontra Rusia

Republik Cek Tundukkan Yunani 2-1

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X