Awas, Serangan Mematikan Penggila Bola

Awas, Serangan Mematikan Penggila Bola

Kereta listrik antar wilayah, dibuat oleh Hyundai Rotem, terlihat di stasiun kereta di Kiev, Ukraina, Senin (28/5). REUTERS/Anatolii Stepanov

TEMPO.CO , Jakarta-Musim bola, musim penyakit. Mungkin terdengar berlebihan. Tapi itulah adanya. Selama Piala Eropa berlangsung, berapa jam efektif Anda tidur? Jawabnya bisa bervariasi. Tapi, yang pasti, kurang dari biasa.

Nah, penyakit yang paling umum dijumpai akibat begadang selama Piala Eropa 2012 adalah kepala pusing, mata merah, dan flu. Itu penyakit ringan yang mudah disembuhkan. Yang fatal adalah jika penyakit jantung Anda kambuh.

Kalau Anda punya riwayat sakit jantung, berhati-hatilah. Sebab, keterlibatan emosi yang sangat tinggi bisa membuat tingkat stres memuncak. Ini bukan main-main karena sudah ada penelitiannya.

Sebuah studi mengungkapkan, ada korelasi yang kuat antara tingkat stres akibat menonton pertandingan olahraga dan kesehatan. Hal ini terungkap dalam artikel yang dipublikasikan di New England Journal of Medicine.

Doktor Ute Wilbert-Lambert dan timnya dari Munich University Clinic, Jerman, melakukan pengamatan terhadap 4.279 orang di Muenchen. Mereka adalah para penggila sepak bola yang setia mengikuti tim Jerman berlaga.

Penelitian berlangsung 242 hari. Mereka mencatat jumlah penonton yang terkena serangan jantung atau gangguan jantung yang membutuhkan pertolongan medis.

Hasil penelitian itu dikonversi ke dalam angka. Penelitian dilakukan saat berlangsung Piala Dunia 2010. Ketika tim nasional Jerman berlaga, jumlah insiden terjadinya serangan jantung meningkat rata-rata 2,7 kasus.

Bagi pria, kejadiannya meningkat 3,3 kali, sedangkan pada wanita hanya 1,8 kali. Kasus yang paling banyak terjadi adalah dalam dua jam pertama setelah pertandingan dimulai.

Menurut tim yang dikepalai Lambert itu, momen paling krusial yang memicu tingkat stres penonton bukanlah hasil pertandingan, menang atau kalah, melainkan lebih pada intensitas jalannya pertandingan. Para peneliti menyimpulkan tingkat stres yang tinggi saat menyaksikan pertandingan sepak bola dapat meningkatkan risiko terkena serangan jantung dua kali lipat.

Faktor lain yang turut berperan memicu terjadinya serangan jantung, menurut mereka, antara lain terlalu banyak memakan makanan ringan saat menonton pertandingan, mengkonsumsi makanan tak sehat atau junk food, menenggak minuman beralkohol, dan merokok.

NHLBI | SCIENCEOFSOCCER | FIRMAN

Terpopuler:

Jerman vs Belanda: Pertempuran Penghabisan

Rekor Baru, Ceko Ungguli Yunani 2-0 dalam 6 Menit

Nasri Mulai Mengecoh Kawan Seklub

Garuda Kalahkan Malaysia Airlines dan Air France

Om Liem Pernah Ingin Kembali dan Dikubur di Jakarta

Fauzi Bowo: Iklan Cineplex Bukan Kampanye

10 Kota Paling Dibenci, Jakarta Nomor Tujuh

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X