Band Indonesia Ke Hard Rock Calling 2012


 


 


 


 


TEMPO.COJakarta -Setelah keluar sebagai juara ketiga Hard Rock Rising 2012, band Free On Saturday atau FOS, siap berlaga di ajang musik ikonik Hard Rock Calling 2012 di Hyde Park , London pada  13 - 15 Juli 2012 nanti. 

Mengalahkan 12 ribu band lainnya dari seluruh dunia, band Aryo Wahab itu dijadwalkan tampil pada Jumat (13/7) bersama sejumlah musisi bertaraf  internasional. Lagu yang ditampilkan merupakan ciptaan  mereka yang  berlirik Indonesia.

Menurut rencana, FOS akan diberikan waktu sekitar 20 menit untuk tampil di panggung utama. Waktu tersebut akan dimanfaatkan dengan membawakan 5 buah lagu.  Satu  lagu berjudul Gimme Me Some  Good  dan empat  lagu  dari album perdana FOS produksi label musik Nagaswara, “Free On Saturday”,  yakni Mamaku Bilang, What’s Going On, Abnormal, dan Tonight.  Hampir semua lagu FOS diberi judul berbahasa Inggris dengan lirik 90 persen berbahasa Indonesia. 

“Kita tidak pernah merencanakan ini sejak awal. Kita hanya bikin saja lagunya. Senang  juga ada lirik berbahasa Indonesia yang bakal berkumandang di ajang tersebut,” kata gitaris FOS, Coki.

Bagi FOS dan tentu saja pecinta musik Indonesia, hal ini merupakan kebanggaan tersendiri. Apalagi jika mengingat ajang Hardrock Calling yang sudah memasuki tahun penyelenggaraan ketujuh, diikuti oleh penyanyi dan band-band besar di seluruh belahan dunia. 

Di lain sisi, sukses FOS ini, bisa menjadi semacam “agent of change” terhadap industri musik Indonesia yang terus menerus menuju tubir kehancuran.

Hard Rock Cafe International lewat media releasenya, menyebutkan bahwa FOS menduduki peringkat ketiga mewakili Hard Rock Cafe (HRC) Jakarta. Tempat kedua diduduki Brass Wires Orchestra dari HRC Lisbon, dan tempat pertama oleh Band HEY MONEA! dari HRC Cleveland.

Menurut Steven Van Zandt, gitaris Bruce Springsteen’s E Street Band yang juga menjadi juri dalam ajang tersebut, kaliber artis-artis yang bersaing di Hard Rock Rising 2012 membuat juri  sangat kesulitan jika harus memilih hanya satu pemenang saja.  "Akhirnya juri  memutuskan untuk mengambil tiga band terfavorit ke Hard Rock Calling dan memberikan mereka kesempatan untuk mendapatkan ekspos internasional," kata  Steven menjelaskan.

EVIETA FADJAR

Komentar (4)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
GO GO GO MUSIK INDONESIA!!!!!
0
0
Tukjukan music rock indonesia ke seluruh dunia bahwa music rock negara kita mampu bersaing dg negara lain
0
0
Ya bnar bngtt 2!gw dah d tipu ma laki2 frm Jatim also. Kt\'x krja bisnis, lm2 jg ktahuan bisnis d ranjang.y nm\'x jg Temperamental. Lebih baik mngejar mimpi,dri pada mngjar knyata2n yg tdk kan prnh bsa d dptkan.
0
0
Ya bnar bngtt 2!gw dah d tipu ma laki2 frm Jatim also. Kt\'x krja bisnis, lm2 jg ktahuan bisnis d ranjang.y nm\'x jg Temperamental. Lebih baik mngejar mimpi,dri pada mngjar knyata2n yg tdk kan prnh bsa d dptkan.
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X