Apa Kata Faisal Soal Penyimpangan Dana Kampanye
Calon Gubernur DKI Jakarta Faisal Basri di warung Komplek Ruko Kebayoran Center, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin 30 April 2012. TEMPO/Subekti. 20120430.
Foto Terkait
TEMPO.CO, Jakarta - Calon Gubernur Faisal Basri menanggapi positif laporan penerimaan dana kampanye oleh Indonesia Corruption Watch. "Ini adalah bagian dari proses sehat berdemokrasi, yaitu dengan melakukan audit total dana kampanye," kata Faisal saat berkampanye di daerah Pulogadung, Jakarta Timur, Senin 2 Juli 2012.
Indonesia Corruption Watch merilis temuannya mengenai penyimpangan dana kampanye calon-calon Gubernur DKI Jakarta. Temuan ICW menyebutkan ada sejumlah modus pelanggaran dalam laporan penerimaan awal dana kampanye lima pasangan calon Gubernur DKI Jakarta. Hanya pasangan calon Hendardji Soepandji-Ahmad Riza Patria yang belum tercatat melakukan pelanggaran.
Menanggapi hal ini, Faisal mengatakan seluruh masyarakat DKI Jakarta tentu menginginkan proses demokrasi yang sehat. Salah satunya, dengan cara transparansi anggaran dan mencegah adanya bandar-bandar pemilihan gubernur. Hal ini juga, yang menurut dia, ingin diciptakan oleh pelaksana pemilihan Gubernur DKI Jakarta.
"Makanya dibuat aturan oleh bahwa perusahaan hanya boleh menyumbang maksimal Rp 360 juta dan individu Rp 50 juta," kata dia. Terlebih lagi, kata dia, DKI Jakarta merupakan proyek percontohan bagi pelaksanaan pemilihan kepala daerah yang bersih untuk daerah-daerah lain. Sehingga, wajar jika audit dan transparansi menjadi hal yang penting saat pelaksanaan pemilihan gubernur.
Faisal mengaku mendapatkan dana kampanye dengan cara yang halal. Seluruh dana kampanye yang ia dapatkan, menurut dia, sudah diumumkan. Baik sumber pendanaan dari sumbangan orang lain maupun dana yang berasal dari kantong pribadinya.
Faisal menjelaskan, dana yang ia dapatkan kebanyakan berasal dari lelang lukisan yang ia miliki, cuci gudang dari ibu-ibu pendukungnya, serta dari saweran dari simpatisannya di beberapa titik lampu merah Jakarta.
RAFIKA AULIA
Berita Populer:
Faisal Kritik Kampanye Bagi-bagi Hadiah
Ahok Janjikan Kenaikan Tunjangan Ketua RT-RW
Imigran Muslim Lebih ''Inggris'' dari Kulit Putih
Tersangka Korupsi Quran Disadap KPK?
Dahlan Iskan Dinilai Genit Mengejar Popularitas
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Ngos-ngosan Naik Tangga? Performa Seksual Jelek
- Mendagri Siap Copot Bupati Theddy Tengko
- Kejagung Tahan 2 Tersangka Korupsi Kredit BJB
- Surabaya Butuh Rp 10 M buat Tutup Lokalisasi Dolly
- Ngaku Anak Kapolri, Wanita Ini Dipenjara
- Twitter Dipo Soal Franz Magnis Dinilai Tak Pantas
- Tunisia Tahan Amina Tyler, Demonstran Bugil













