KPUD Jakarta: Pencoblosan Tetap 11 Juli

KPUD Jakarta: Pencoblosan Tetap 11 Juli

Baliho sosialisasi enam pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017 di kawasan Jagakarsa, Jakarta, Kamis (5/7). ANTARA/Widodo S. Jusuf

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum Daerah Jakarta menegaskan hasil putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu tak akan mengubah jadwal tahapan pemilu.

"Besok adalah masa tenang hingga Selasa. Kemudian Rabu pemungutan suara," ujar Ketua Kelompok Kerja Pendataan Pemilih, Aminullah dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu, 7 Juli 2012.

Kemarin, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu DKPP memutuskan Ketua KPUD Jakarta Dahlia Umar melakukan pelanggaran kode etik terkait masalah pendataan pemilih. Atas pelanggaran tersebut, Dahlia diberi sanksi teguran tertulis. Selain itu, DKPP juga merekomendasikan KPUD agar memantapkan jumlah Daftar Pemilih Tetap.

Menyikapi keputusan tersebut, KPUD Jakarta mengatakan akan menjalankan rekomendasi dewan kehormatan. "Jumlahnya pemilih tetap 6.983.692 orang, namun kami akan meniadakan penandaan" ujar Aminullah.

Dalam DPT, komisi pemilihan melakukan penandaan terhadap 21 ribu pemilih dengan identitas ganda. "Ini kami hilangkan agar daftar pemilih tidak berubah, tapi tetap," ujarnya.

Untuk mengawasi pemilih beridentitas ganda tersebut, Aminullah mengatakan komisi pemilihan bergantung pada celupan tinta yang menandakan pemilih telah menggunakan hak pilihnya.

Sebelumnya, kepada pemilih beridentitas ganda ini hanya akan diberikan masing-masing satu undangan, kartu pemilih, dan surat suara. "Ini menimbulkan kepastian dalam DPT," ujarnya.

Rencananya, kebijakan KPUD ini akan disampaikan secara detil kepada para tim sukses calon pasangan, besok atau lusa. "Intinya, DPT telah ditetapkan ulang, jumlahnya tak berubah, hanya penandaan atas pemilih ganda ditiadakan," jelas Aminullah.

M. ANDI PERDANA

Berita terkait:
JSI Akui Surveinya untuk Kepentingan Foke-Nara
Survei JSI: Ada 46 Persen Pemilih Ragu

Sidang Kasus DPT, Ketua KPU DKI Dijatuhi Sanksi

Hartati Murdaya Bantah Sumbang Foke Rp 10 miliar

Aburizal: Saya yang Minta Alex Pimpin Jakarta

Ada Setengah Juta Pengangguran di Jakarta

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X