Diperiksa Sebelas Jam, Amran Bungkam  

Diperiksa Sebelas Jam, Amran Bungkam  

Bupati Buol, Amran Batalipu digiring petugas menggunakan baju tahanan menuju sel di Rutan Jakarta Timur Cabang Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Senin(9/7). TEMPO/Seto Wardhana

Grafis Terkait

TEMPO.CO, Jakarta - Tersangka suap yang pekan lalu ditangkap KPK, Amran Batalipu, memilih bungkam kepada para pewarta seusai penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksanya selama sebelas jam. Bupati Buol, Sulawesi Tengah, ini hanya tertunduk saat menuju rumah tahanan yang berada di lantai dasar gedung KPK.

Amran, yang mengenakan kopiah hitam, terlihat tegang seusai pemeriksaan. Tampak dia berusaha membetulkan resleting jaket tahanan KPK yang digunakannya, pada saat keluar dari gedung KPK. Tapi karena kedua tangannya gemetaran, dia gagal menutup jaketnya.

Juru Bicara KPK Johan Budi SP., mengatakan pemeriksaan Amran adalag sebagai saksi dalam kasus suap terkait hak guna usaha perkebunan sawit PT Cipta Cakra Murdaya dan PT Hardaya Inti Plantation di Kecamatan Bukal, Buol.

Di samping Amran, KPK juga memeriksa karyawan Hardaya Inti Plantation, Arim. Sampai pukul 21.20 WIB, pemeriksaan Arim masih berlangsung. Amran menjadi tersangka dalam kasus suap sebesar Rp 3 miliar tersebut dengan sangkaan pasal 5 ayat (2), pasal 11, dan pasal 12 huruf a atau b Undang-Undang Pemberantasan Korupsi. Dia terancam hukuman 20 tahun penjara.


 



RUSMAN PARAQBUEQ

Komentar (1)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
Kenapa Bpk nggak pakai Pengacara Khusus Koruptor kakap yaitu Yushril Ihza mahendra. Biar bpk dibela2... ha...ha... Membela Yang Membayar Prof Yus...
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X