SP Merpati Bersyukur Direktur Teknik Mundur

Pesawat Merpati MA 60. TEMPO/Iqbal Lubis
Grafis Terkait
Foto Terkait
TEMPO.CO, Jakarta- Perwakilan Solidaritas Pekerja PT Merpati Nusantara Airlines, Ery Wardhana, menyambut baik pengunduran diri direktur teknik, Wisudo. Ia mengaku belum mendengar pengunduran diri Wisudo yang diajukan kemarin, Selasa 10 Juli 2012, ke Kementerian Badan Usaha Milik Negara.
"Alhamdulillah kalau beliau akhirnya mundur," ujar Ery pada Rabu 11 Juli 2012. Ia enggan mengomentari kondisi perusahaan pelat merah itu yang kini banyak mengalami perubahan di jajaran direksi. (baca : Disebut Korupsi, Direktur Teknik Merpati Mundur)
Sebenarnya, menurut Ery, laba operasional Merpati negatif. "Bisa dinilai sendiri lah kondisi perusahaan," kata dia. Sanggahan tersebut sekaligus menjadi tanggapan pernyataan Direktur Utama Merpati, Rudy Setyopurnomo, yang menyebut adanya peningkatan laba Merpati. "Kalau dia (Rudy) sebut itu merupakan haknya," ujarnya.
Mengenai kemungkinan adanya pengunduran diri secara besar-besaran di jajaran direksi, Ery mengaku belum mendengar kabar itu. "Sebaiknya kalau ada satu yang mundur, lainnya juga berinisiatif," ujarnya. Namun ia menambahkan soal keputusan mundurnya pejabat, merupakan hak personal.
Ery Wardhana mundur dari jabatan Senior Vice President Corporate Planning Merpati terhitung sejak 15 Mei 2012. Kini ia bekerja di divisi personalia. "Mundurnya saya dari SVP seharusnya jadi sinyal untuk yang lain," ia menutup pembicaraan.
SATWIKA MOVEMENTI
Komentar (0)
Berita Terkait
Top Stories
Foto Terbaru
Editor's Choice
- Menteri Gamawan Tegas Tolak Bendera Aceh
- KPK Tahan Direktur PT Master Steel
- PDIP dan Gerindra Tolak Kenaikan Harga BBM
- Soal Kantor di Oxford, OPM Minta Diselesaikan PBB
- Ribuan Siswa SMA di Sumut Tak Lulus UN
- Tak Steril, Stasiun UI Tak Akan Dipakai Per Juni
- 2015, Taman BMW Jadi Stadion Taraf Internasional
Berita Utama Bisnis
- KRL Mania: Tarif Progresif Untungkan Konsumen
- Dahlan: Lima Holding Saja Sudah Alhamdulilah
- Sri Mulyani Masuk 100 Wanita Berpengaruh Forbes
- DPR Minta Konstruksi Terowongan Freeport Diaudit
- Impor Mesin Domestik Sulit Ditekan
- Indonesia Butuh 2 Kawasan Industri Aviasi Terpadu
- Pemerintah Ajukan Dana BLSM Rp 11,6 Triliun














