Pemudik Kereta Api Diprediksi Naik 16 Persen

Pemudik Kereta Api Diprediksi Naik 16 Persen

Ratusan calon penumpang mengantre tiket kereta lebaran di Stasiun Purwosari, Solo, Sabtu (1/7). ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Keselamatan Transportasi Darat Kementerian Perhubungan, Hotma Simanjuntak, mengatakan jumlah pemudik yang menggunakan jasa kereta api tahun ini diprediksi meningkat 16 persen dibanding 2011.

"Pengguna kereta api kami prediksi tetap akan naik dibanding tahun lalu," kata Hotma di Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta, Kamis, 19 Juli 2012.

Menurut dia, kenaikan tersebut karena pemerintah akan menyediakan gerbong tambahan pada saat mudik lebaran nanti.

Untuk kereta api reguler akan menambah keberangkatan 41 kereta api menjadi 239 rangkaian. Sedangkan untuk kereta api khusus angkutan lebaran naik dari 26 kereta api tahun lalu menjadi 38 pada tahun ini.

Hotma memprediksi jumlah penumpang bisa mencapai 2,2 juta orang pada musim mudik 2012 naik dibandingkan 1,9 juta tahun lalu.

"Kenaikan jumlah pemudik melalui moda kereta api kami perkirakan merupakan yang tertinggi dibandingkan moda transportasi lainnya," ungkapnya.

Meski demikian, pemerintah tetap memberlakukan kebijakan batas maksimal penumpang kereta pada saat mudik nanti. Yakni setiap kereta tidak melayani pembelian tiket untuk berdiri. "Jadi tidak ada lagi yang sampai duduk di toilet, biar lebih manusiawi," ujar Hotma.

Untuk angkutan udara, Hotma memprediksi kenaikan jumlah penumpang sebesar 10 persen menjadi 3,2 juta orang. "Kami akan kerahkan 339 pesawat tambahan agar bisa mengangkut 43 ribu penumpang," katanya.

DIMAS SIREGAR

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X