Melukis perisai perang di arena Pekan Gawai Dayak ke-XXIV di Rumah Betang, Pontianak, Kalbar, Kamis (21/5). Gawai Dayak digelar sebagai tradisi menyambut pesta panen padi sebagai rasa syukur kepada Tuhan YME. ANTARA/Jessica Wuysang

Melukis perisai perang di arena Pekan Gawai Dayak ke-XXIV di Rumah Betang, Pontianak, Kalbar, Kamis (21/5). Gawai Dayak digelar sebagai tradisi menyambut pesta panen padi sebagai rasa syukur kepada Tuhan YME. ANTARA/Jessica Wuysang

Cendera Mata Dayak Benuaq

TEMPO.CO , Cendera mata khas Dayak Benuaq di Tanjung Isuy, Sungai Mahakam, Kutai Barat, Kalimantan Timur, memiliki rupa dan ragam yang unik. Biasanya terbuat dari kayu ulin, rotan, bambu, taring binatang, anyam-anyaman daun, dan tepung ramuan dedaunan.

Warna-warni cendera mata ini tidak terlalu mencolok jika dibandingkan dengan kerajinan khas Dayak Kenyah, juga di Kalimantan Timur. Cendera mata ini biasanya digunakan sebagai bagian dari perlengkapan upacara adat dan perlengkapan rumah tangga sehari-hari. Berikut beberapa pilihan.

Patung – Patung
Patung dalam masyarakat Dayak Benuaq bukanlah totem-totem yang disembah. Tetapi properti upacara adat, aksesori rumah, dan pengusir roh jahat. Bentuknya beragam.

@ Patung Belontakng. Yang paling besar, 2 – 6 meter, terbuat dari kayu ulin terbaik, biasanya untuk upacara Kuangkai, yakni upacara pemindahan jenazah. Patung Blontang biasanya ditaruh di lapangan besar untuk mengikat kerbau yang akan diarak dan dibunuh secara pelan-pelan dan beramai-ramai dalam ritual upacara Kuangkai. Patung yang sering dipesan untuk ornamen hotel-hotel dan taman kota. Harganya antara Rp 5 – 50 juta tergantung ukuran.

@ Patung Ngungu Tahun. Terbuat dari kayu ulin, 1 – 2 meter, untuk upacara adat ngungu tahun. Tempat mengikat binatang seperti babi, ayam, anjing, yang banyak untuk dikorbankan dalam upacara adat.

@ Patung Balai. Terbuat dari kayu ulin, 1,5 – 2 meter, berwujud wajah manusia. Biasanya ditaruh di depan pintu rumah/lamin, tempat sesajen pengusir roh jahat. Juga perlengkapan berbagai upacara adat lain. Biasanya cendera mata untuk dipasang sebagai ornamen taman atau ditaruh di halaman rumah. Harganya Rp 3 – 10 juta tergantung ukuran.

@ Patung kecil. Terbuat dari kayu ulin, ukuran beragam dari 20 cm – 50 cm. Motifnya beragam; manusia Dayak dengan kuping panjang, lelaki Dayak sedang santai, ibu-ibu tua Dayak, sepasang bapak – anak dengan anjing bertengger di kepala, bapak – ibu – anak dan binatang piaraan, anak dengan bayi dan anjing, bapak-ibu-anak dua orang, orang duduk di atas guci, para perempuan Dayak, dan lain-lain. Harganya berkisar Rp 150 – 600 ribu. Patung-patung yang terkesan mistis dan sakral. Bagian dari upacara-upacara adat. Biasanya dipesan untuk aksesori rumah atau sekadar souvenir.

Pusat Kerajinan Dayak Benuaq
Lamin Dayak Benuaq
Kampung Mancong
Tanjung Isuy


Ornamen Berburu dan Perang
@ Mandau, senjata tajam tradisional Dayak, ganggang terbuat dari kayu, rotan, atau tulang. Ukuran 50 cm, harga Rp 500 ribu. Pembuatannya biasanya didahului dengan upacara adat.

@ Kumpang. Sarung bilah mandau. Terbuat dari kayu dengan penuh ukiran. Seukuran mandau. Harga Rp 100 – 150 ribu

@ Perisai. Terbuat dari kayu ulin ringan, panjang 30 cm – 1 meter, lebar 30 – 50 cm. Dengan ukir-ukiran khas Dayak dan pegangan didalam. Alat menangkis serangan. Harga Rp 250 – 300 ribu. Motif ukiran biasanya: gambar burung Enggang, motif naga atau anjing, dan motif topeng.

@ Lonjo. Tombak besi 1,5 – ,5 meter dengan tangkai dari kayu ulin dan diikat dengan rotan. Harga Rp 300 – 400 ribu.

@ Sumpit. Panah bulat dan berdiameter 2-3 cm, panjang 1 – 1,5 meter. Di tengah-tengahnya berlubang ¼ – ¾ cm yang digunakan untuk memasukkan sumpitan. Ujung atas ada tombak yang terbuat dari batu gunung yang diikat dengan rotan. Harganya 100 ribu.

@ Tempat sumpit. Kotak peluru, Ukuran 1 – 1,5 meter. Bisa berisi 40 sumpit. Harga Rp 150 ribu.

Pusat Kerajinan Dayak Benuaq
Lamin Dayak Benuaq
Kampung Mancong
Tanjung Isuy

Toko Souvenir Dayak Benuaq
Jalan Indonesia Australia
Tanjung Isuy


Peralatan Cocok Tanam
@ Asak. Tongkat berujung runcing. Ukuran bulat segenggam tangan, dan panjang sekitar 1,5 meter. Terbuat dari kayu ulin. Alat untuk membuat lubang-lubang di tanah buat menanam padi. Harga Rp 250 ribu.

@ Seraung. Caping dari anyaman-anyaman dedaunan sejenis pandan yang kering, biasanya berwarna biru. Buat menahan terik matahari ketika ke kebun atau sawah. Harga Rp 150 – 200 ribu.

@ Lanjung. Tas rangsel yang terbuat dari anyam-anyaman rotan. Untuk membawa berbagai perlengkapan pertanian ketika ke kebun. Panjang sekitar 30 cm, harganya sekitar Rp 125 ribu.

Pusat Kerajinan Dayak Benuaq
Lamin Dayak Benuaq
Kampung Mancong
Tanjung Isuy

Toko Souvenir Dayak Benuaq
Jalan Indonesia Australia
Tanjung Isuy


Kosmetik
@ Boraiyosa. Komestik penahan sengatan matahari (sun block) khas Dayak Benuaq. Disebut pula bedak dingin. Laki maupun perempuan memakainya. Terbuat dari tepung beras dan ramuan daun Kokang. Harga Rp 25 ribu.

Toko Souvenir Dayak Benuaq
Jalan Indonesia Australia
Tanjung Isuy


Kain Ulap Doyo
Kain tenun khas Dayak Benuaq yang bahan bakunya terbuat dari serat daun Ulat Doyo, sejenis tumbuhan berdaun seperti pandan yang hidup di rawa-rawa sekitar Sungai Mahakam. Kainnya halus dan motifnya berwarna-warni.

@ Kain Ulap Doyo. Kain untuk bahan pakaian atau sebagai jarik. Berbagai ukuran dan motif. Harganya sekitar Rp 500 ribu – 1 juta per lembar.

@ Sal Ulap Doyo. Selendang dari kain ulap Doyo. Panjangnya sekitar 1,5 meter. Harga Rp 250 – 300 ribu per lembar.

@ Tas Doyo. Aneka bentuk dan motif tas perempuan terbuat dari bahan kain tenun Ulap Doyo. Harga sekitar 100 ribu per buah.

@ Sape. Baju adat benuaq dari kain tenun Ulap Doyo. Harga sekitar Rp 400 ribu.

Pusat Kerajinan Dayak Benuaq
Lamin Dayak Benuaq
Kampung Mancong
Tanjung Isuy
Toko Souvenir Dayak Benuaq
Jalan Indonesia Australia
Tanjung Isuy

Peti Mati
@ Kalereng. Peti tempat penyimpanan tulang-tulang jenasah setelah dipindahkan dari peti penguburan pertama dalam upacara Kuangkai. Tempat menyimpan tulang-tulang leluhur di tempat pemakaman, atau kadang disimpan di atap rumah. Ukurannya lebar 20 cm, dan panjang 50 cm. Harga Rp 1,5 juta.

Pusat Kerajinan Dayak Benuaq
Lamin Dayak Benuaq
Kampung Mancong
Tanjung Isuy

Pernik-pernik
@Aneka pernik-pernik dari taring babi, kulit binatang, tulang, dan kerangka hewan. Berbentuk kalung, gelang, giwang, dan aneka asesoris lain.

@Aneka pernik-pernik berupa gelang, kalung dan hiasan dinding dari rotan atau kayu ulin.

Pusat Kerajinan Dayak Benuaq
Lamin Dayak Benuaq
Kampung Mancong
Tanjung Isuy

Toko Souvenir Dayak Benuaq
Jalan Indonesia Australia
Tanjung Isuy

WAHYUANA