Baru Tiga Hari Buka, Warung Dahlan Iskan Tutup  

Baru Tiga Hari Buka, Warung Dahlan Iskan Tutup  

TEMPO/Fatkhurrohman Taufiq

TEMPO.CO, Surabaya - Baru dibuka tiga hari, Warung Kopi pecinta dan pendukung Dahlan Iskan "DahlanIs", sudah tutup. Pantauan Tempo di warung DahlanIs yang berada di jalan Dupak Bangunsari No 41 Surabaya, itu tampak tutup dan terdapat dua kunci gembok diluarnya.

Ketika coba dihubungi melalui telpon 03188283261 yang tertera di spanduk warung, nomer ini juga tak bisa dihubungi. Beberapa warga mengatakan, sejak dibuka pada Kamis 26 Juli 2012 lalu, warung ini hanya buka sekitar pukul 17.00 hingga sekitar pukul 21.00.

"Warungnya sepi, hanya rame pas buka pertama, itupun orang-orang dari luar yang kesini," kata Mami Mardiyah, warga yang ngekos di belakang Warung ini. Saat buka pertama kali, kata Mami Mardiyah, ada 30an orang yang ada di warung itu. Saat itu semua pengunjung mengenakan kaos putih bertuliskan "DI".

Rahmad RIyanto, penjaga kios pulsa yang ada tepat di depan warung "DahlanIs" membenarkan warung itu selalu sepi pengunjung. Riyanto sendiri juga tak tahu ketika ditanya, siapa sebenarnya sosok Dahlan Iskan. "Saya tahunya Dahlan Iskan itu pemilik warung, tapi orangnya saya tidak tahu," kata Riyanto, yang mengaku baru tiga bulan ini membuka kios pulsa di kawasan itu.

Yang pasti, pemilik warung, tambah Riyanto, mengendarai sebuah mobil Daihatsu Sirion. Tempo yang menunggu hingga pukul 18.30 mendapati warung "DahlanIs" memang tak kunjung buka. 

Meski berada tepat di depan warung "Dahlanis", namun Riyanto tak begitu mengetahui apa yang dijual didalam warung tersebut, hanya kalau dilihat dari spanduk yang ada, warung itu menyediakan aneka kopi, juice, bakso, serta aneka makanan lainya.

FATKHURROHMAN TAUFIQ
 

Komentar (7)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
Ah ane gak habis pikir sebagai rakyat biasa. Boro2 mikirin pak dahlan jd capres lah, IPO 8 lah, korupsi di PLN lah, terserah aja, ane tetap akan berusaha menghidupi keluarga, kalo perlu mempertahankan NKRI. Tp kalo PLN sdh sering matiin listrik saban hari, rasanya pala ane mau meledak saking emosinya. Ane benar2 kagak tahan dgn ulah amatiran PLN yg suka matiin listrik seenaknya. 1001 alasan bisa kalian buat bahlol. Kira2 siapa yg mau duluan ane maki2 ya? SBY kah? Dahlan Iskan kah? Direktur PLN kah? GM PLN WIL RIAU KAH? Pimpinan PLN Cab. Dumai kah? Ah, kurang ajar dah PLN. Buka matamu pak Dahlah iskan. Ini indonesia, ini Riau, ini Dumai yg berteriak pak, bukan palestina. Mikir dan berkomentarlah atas tindakan PLN DUMAI pak. Miris hati kami. Kami menderita karna ulah PLN DUMAI. Ngurus listrik saja gak becus, apalagi ngurus negara sendiri, apalagi ngurus negara org laen. Mikir lah yg laen. Mikir lah PLN yg monopoli listrik dan makan gaji rakyat tp yg gak becus kerjanya.
0
0
ha ha ha, yg bilang pak dahlan melakukan \"pencitraan\" adalah salah besar & fitnah \"bertobatlah\" kalo nggak tahu jangan asal ngomong ! Berfikirlah yg jernih, objektif dan jujur Jangan kau gadaikan dirimu dgn NERAKA !
0
0
Lebay dot com
0
0
banyak keblinger ama dahlan iskan,,padahal,,dahlan itu sperti hitler,,tangan besi,,tanya saja ama wartawannya di semua grup jawa post,,seluruh karyawannya dibikin seperti sapi perah,,sedangkan dia kaya raya ama keluarganyanya...ini kan cuma pencitraan di media massa,,terutama dilakukan group jawa post,,so,,buat pak dahlan,,anda datang bukan seperti kertas putih yg tidak ada nodanya,,,jangan pakai media utk mencapai ambisi anda,,
0
0
Mas Erick, jawaban mas Erick gk masuk akal. Klo memang para pengurus lebih sibuk ngurusin Ramadhan, kenapa juga pembukaan warung 4 hari lalu? Ramadhan juga udah mulai. Jawaban Bangkes lebih masuk akal.
Selanjutnya
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X