KPK: Seorang Menteri Aktif Bakal Jadi Tersangka

KPK: Seorang Menteri Aktif Bakal Jadi Tersangka

Abraham Samad, dan Bambang Widjojanto. TEMPO/Seto Wardhana

TEMPO.CO , Jakarta: Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto melontarkan sinyalemen bahwa bakal ada seorang menteri aktif dalam jajaran Kabinet Indonesia Bersatu II yang ditetapkan sebagai tersangka. Ia berjanji, penetapan pejabat tinggi itu sebagai tersangka akan diumumkan paling lambat pada enam bulan mendatang.

"Pesan Mas Pram (Wakil Ketua DPR Pramono Anung) tentang (menjerat tersangka) menteri yang aktif, beri kami waktu setengah tahun lagi, cita-cita itu terwujud," ujar Bambang saat menjadi pembicara dalam diskusi media bertajuk “Eksistensi KPK dalam Pemberantasan Korupsi Indonesia”, di kantor KPK, Selasa 7 Agustus 2012.

Pernyataan Bambang ini menanggapi komentar yang disampaikan Pramono Anung, yang juga menjadi pembicara dalam diskusi itu. Pramono mengapresiasi langkah KPK yang berani dan tegas menjerat sejumlah pejabat tinggi setiap kali menangani kasus korupsi. Namun politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu meminta KPK juga harus berani menjerat para pejabat aktif yang terlibat dalam sebuah kasus korupsi.

Sayangnya, seusai diskusi, Bambang enggan mengungkapkan lebih detail, siapa menteri yang ia maksud. Meski ditanya berkali-kali, dia menolak memberi komentar. "Jangan dululah. Nanti menjadi provokasi," ujarnya, mengelak.  

Pekan lalu, Pramono Anung mengkritik tindakan KPK menjadikan koleganya, Emir Moeis sebagai tersangka kasus suap tender PLTU Tarahan, Lampung. Dia sempat menuding kasus Emir bermuatan politis dan diduga pesanan dari penguasa.

Saat ini, KPK sedang menyelidiki sejumlah kasus korupsi yang melibatkan menteri aktif di kabinet Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Selain kasus dugaan korupsi pembangunan pusat pembinaan olahraga di Hambalang yang melibatkan Menteri Olahraga Andi Mallarangeng, KPK juga menangani kasus dugaan suap di Kementerian Tenaga Kerja, yang diduga melibatkan Menteri Tenaga Kerja Muhaimin Iskandar.

Selain itu, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa pernah diperiksa KPK terkait hibah kereta api bekas dari Jepang. Terakhir, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono diperiksa terkait kasus dugaan suap penyelenggaraan PON di Riau. Kementerian Agama juga tersandung kasus dugaan korupsi pengadaan Al Quran, tapi Menteri Agama Suryadharma Ali sampai sekarang belum pernah diperiksa KPK.

TRI SUHARMAN | GUSTIDHA BUDIARTIE 

Berita Terpopuler:
Dukung Jokowi, Jusuf Kalla Dinilai Tak Elegan

Ide Yusril Soal Kasus Simulator SIM Bikin Bingung

Robert Pattinson dengan Gadis Mabuk di Bar

''Rayuan'' Fauzi ke Komunitas Tionghoa Tak Efektif 

Kekasih Anda Ternyata Gay? Kenali dari Matanya

Bos KPK Diam-diam Temui Kapolri pada Senin Malam

Mengenal Suku Hakka Pendukung Fauzi Bowo

Pangeran William Takut Kepergok Menciumi Kate

Setelah Kemeja dan Boneka, Kini Jilbab Kotak-Kotak

Pertemuan KPK-Polri Berakhir Buntu

Komentar (15)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
2
ini yg hebat bukan kpk aja,yg bentuk kpk adalah pemerintahan Pak SBY,kalau partai lain ngak mungkin bikin kpk, sejak indonesia merdeka baru Pak SBY yg berani berantas korupsi secara terang benderang, padahal korupsinya sudah sejak dulu ,tidak pernah bersih pejabat kita.
0
1
Om Bambang Wijoyanto kelamaan penetapan seorang menteri menjadi tersangka kalau nunggu sampai berbulan-bulan nanti keburu menterinya pikun dan lupa ingatan atau meninggal dunia, seperti kasus dikemenakertrans, kemenpora dan kemenag bukti awal sudah cukup bisa menetapkan seorang menteri menjadi TERSANGKA. Apa lagi yang ditunggu KPK?
0
1
Setelah menteri aktif,ada gubernur aktif dan penyanyi dangdut yg ngaku2 ustad akan jadi tersangka.
2
6
Gue sangat mengapresiasi langkah KPK yang berani dan tegas menjerat sejumlah pejabat tinggi setiap kali menangani kasus korupsi. Good job dechh !!
0
1
Imin ama andi siap2 kalian ber2 pasti masuk! Sukses buat mbak Yenny dgn partai barunya...
Selanjutnya
Wajib Baca!
X