PKS Dukung Foke, Apa Kata Hidayat Soal Jokowi?

Sabtu, 11 Agustus 2012 | 16:20 WIB

PKS Dukung Foke, Apa Kata Hidayat Soal Jokowi?
Ki-Ka: Anggota DPR RI Hidayat Nur Wahid, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luhfi Hasan Ishaaq, Calon gubernur dan wakil Fauzi Bowo - Nachrowi Ramli menghadiri konfrensi press di Gedung DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, (11/8). Tempo/Aditia Noviansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Hidayat Nur Wahid mengatakan ia tetap bersahabat dengan calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, meskipun PKS akhirnya tidak mendukung Jokowi di putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2012.

"Saya jurkam (juru kampanye) Pak Jokowi selama kampanye di Surakarta. Saya mengingatkan, dulu beliau kami dukung untuk masa jabatan lima tahun di Surakarta," kata Hidayat di kantor DPP PKS di Jakarta, Sabtu, 11 Agustus 2012. "Pilkada ini bukan untuk mengkotak-kotakkan, tapi untuk persatuan Jakarta."

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi memberikan dukungan politik pada pasangan calon Gubernur DKI, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, dalam putaran kedua Pilkada Jakarta. "PKS resmi bulat mendukung Fauzi-Nachrowi. Kontrak politik sudah ditandatangani," kata Presiden PKS Lutfi Hasan Ishaaq.

Menurut Ketua DPW PKS Jakarta Selamat Nurdin, pasca-deklarasi, tim PKS akan melebur dalam tim pemenangan Fauzi-Nachrowi. "Kita support saksi. Kalau soal pendanaan, kita sudah terbiasa internal," katanya.

Selamat yakin suara PKS yang solid dapat menjadi dukungan pada putaran kedua pilkada. "Pada 2007 lalu, Adang-Danny bisa sampai 42 persen karena faktor PKS, massa Adang dan massa anti-Foke. Sementara kemarin, 11,7 persen hanyalah massa PKS dan sedikit PAN," katanya.

Selamat mengatakan partainya telah melakukan konsolidasi dari atas hingga bawah untuk mendukung pemenangan Fauzi-Nachrowi.

AMANDRA MUSTIKA MEGARANI

Berita lain:
Apa Mahar PKS untuk Foke?

PKS Resmi Dukung Fauzi-Nachrowi

Tak Dapat Koalisi Partai, Jokowi Merasa Dikeroyok

Jokowi Tak Akan Tuntut Rhoma Irama
Pengamat: PKS Punya Andil Besar di Putaran Kedua

Rhoma Irama Ancam Penyebar Ceramahnya

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan