indonesia
INDONESIA
english
ENGLISH
rss
twitter
facebook
youtube
youtube
youtube

PKS Dukung Foke, Apa Kata Hidayat Soal Jokowi?

PKS Dukung Foke, Apa Kata Hidayat Soal Jokowi?

Ki-Ka: Anggota DPR RI Hidayat Nur Wahid, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luhfi Hasan Ishaaq, Calon gubernur dan wakil Fauzi Bowo - Nachrowi Ramli menghadiri konfrensi press di Gedung DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, (11/8). Tempo/Aditia Noviansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Hidayat Nur Wahid mengatakan ia tetap bersahabat dengan calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, meskipun PKS akhirnya tidak mendukung Jokowi di putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2012.

"Saya jurkam (juru kampanye) Pak Jokowi selama kampanye di Surakarta. Saya mengingatkan, dulu beliau kami dukung untuk masa jabatan lima tahun di Surakarta," kata Hidayat di kantor DPP PKS di Jakarta, Sabtu, 11 Agustus 2012. "Pilkada ini bukan untuk mengkotak-kotakkan, tapi untuk persatuan Jakarta."

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi memberikan dukungan politik pada pasangan calon Gubernur DKI, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, dalam putaran kedua Pilkada Jakarta. "PKS resmi bulat mendukung Fauzi-Nachrowi. Kontrak politik sudah ditandatangani," kata Presiden PKS Lutfi Hasan Ishaaq.

Menurut Ketua DPW PKS Jakarta Selamat Nurdin, pasca-deklarasi, tim PKS akan melebur dalam tim pemenangan Fauzi-Nachrowi. "Kita support saksi. Kalau soal pendanaan, kita sudah terbiasa internal," katanya.

Selamat yakin suara PKS yang solid dapat menjadi dukungan pada putaran kedua pilkada. "Pada 2007 lalu, Adang-Danny bisa sampai 42 persen karena faktor PKS, massa Adang dan massa anti-Foke. Sementara kemarin, 11,7 persen hanyalah massa PKS dan sedikit PAN," katanya.

Selamat mengatakan partainya telah melakukan konsolidasi dari atas hingga bawah untuk mendukung pemenangan Fauzi-Nachrowi.

AMANDRA MUSTIKA MEGARANI

Berita lain:
Apa Mahar PKS untuk Foke?

PKS Resmi Dukung Fauzi-Nachrowi

Tak Dapat Koalisi Partai, Jokowi Merasa Dikeroyok

Jokowi Tak Akan Tuntut Rhoma Irama
Pengamat: PKS Punya Andil Besar di Putaran Kedua

Rhoma Irama Ancam Penyebar Ceramahnya

Komentar (124)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
Rakyat dah pinter2 ga bisa dibohongi par*SENSOR*2 brp tuh ongkos nya dukung2an... milih pemimpin bukan krn jurkam nya... pemimpin kalau dah mati pasti ditanya yg punya kehidupan tanggung jwb nya pd yg dipimpin. Mudah2an pilkada jakarta pertanda awal PilPres akan memihak pd Rakyat & Indonesia Bangkit pnya harga diri Gantung Koruptor/ drpd mereka dpt siksaan di KUBUR.AMIIIIIIIN
0
0
HNW Gathel...Plin Plan... Jokowi Unggul di Solo bukan krn kamu Jurkam-nya...
7
10
selamat jalan pks untuk selamanya,,,,, jalan kita berbeda, tidak semua simpatisan mengikutimu,,,, habis riwayaatmu pks,,,,yakinlahhhhh.
3
2
elit psk belajar dari dua kekalahan sbelumnya makanya dukung si Ahlinya (Ahli menggandakan kekayaan)tujuannya sejahtera dahulu baru keadilan (adil bagi2 ke gengnya). Moga Pilihan anda akan mengurangi pendukungnya anda di pemilihan yang lainnya. dan semoga semua kesalahan diterima di alam neraka jahanam ....Amin
3
2
Pemilih jangan ikuti pemimpin par*SENSOR* karena hanya cari duit buat dirinya sendiri,tetep dukung Jokowi untuk perubahan jakarta.
Selanjutnya