Kapolri Sebut KPK Seperti Garong  

Kapolri Sebut KPK Seperti Garong  

Ketua KPK Abraham Samad (kanan) didampingi Kapolri Jenderal Timur Pradopo (kiri) memberi keterangan usai melakukan pertemuan di Mabes Polri, Jakarta, (31/7). ANTARA/M Agung Rajasa

TEMPO.CO, Jakarta - Pertemuan Kapolri Jenderal Timur Pradopo dan ratusan perwira tinggi dan menengah di Mabes Polri Senin, 6 Agustus 2012, rupanya berbuntut panjang. 

Seperti laporan Majalah Tempo pekan ini, rupanya Kapolri memanfaatkan pertemuan tertutup itu untuk mengkonsolidasi barisannya menghadapi "serangan" KPK. 

Akhir Juli lalu, tim penyidik KPK memang menggeledah kantor Korps Lalu Lintas Polri di Cawang, Jakarta Selatan, dan menyita berdus-dus barang bukti kasus dugaan korupsi pengadaan simulator alat uji SIM. 

Seorang sumber Tempo yang hadir dalam pertemuan itu menjelaskan, di hadapan perwiranya, Timur memprotes penggeledahan itu. 

Menurut Kapolri, Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi yang menjadi landasan kerja KPK adalah “aturan extraordinary, tapi belum memiliki hukum acara”.

Sumber ini juga bercerita para polisi ramai bertepuk tangan ketika Timur Pradopo sampai pada puncak orasinya. “Hukum tanpa etika namanya preman,” katanya. “Menggeledah tempat orang seenaknya dan menangkap orang seenaknya itu namanya garong.”

Adapun juru bicara Markas Besar Kepolisian, Inspektur Jenderal Anang Iskandar, mengatakan Kepala Polri dalam pertemuan itu hanya meneguhkan komitmen antikorupsi. "Para perwira menengah diminta tidak melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme. Siapa pun yang salah harus ditindak," tuturnya.

Berita selengkapnya ada di Majalah Tempo yang bisa dibaca di sini.

SETRI YASRA

Berita Terpopuler:
Dinas Kesehatan ''Sentil'' Iklan Klinik Tong Fang  

Seks di Kampung Atlet Olimpiade

Kasus Simulator SIM, Pemimpin KPK Disadap Polisi?

Rhoma Bebas, Ini Komentar Artis Dangdut Jatim

Van Persie Dicemooh Fans Arsenal

PKS Tak Konsisten? Ini Tanggapan Anis Matta

Wanita Ini Tikam Calon Suami di Hari Pernikahan

Detik.com Tak Bisa Diakses Karena Listrik Meledak

Pemimpin KPK Tahu Disadap Polisi

Soal Ceramah, Rhoma Irama Kutip Ucapan Jimly

Komentar (79)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
3
Polisi kebiasaan ngegarong di tangkep malah teriak garong. garong teriak garong dong namanya
0
1
Maling teriak maling.negara amburadul
0
0
Plsi msuknya pke dwt akhry kelakuan plsi y kya tmor ini,tdk mmbwa kbaikan,hnya sdkit plsi yg pya hti nurani,byak bsuknya.sdarlah p plsi,psti ad blasan dr stiap ksewenang2an anda,allah maha tau,maha adil,sbgai rkyat kcil sya cm brdoa mga2 org sprti timor,pmimpin/pltisi/pgcara/dpr/ yg bsuk,kruptor,rkyat sgera diazab
0
0
YANG GARONG TUH SEBENARNYA SIAPA SIH..... WADUH.... SAYA RAKYAT KOQ JADI BINGUNG YA... YANG SAYA TAU YANG NGEMBAT UANG 100 MILYAR LEBIH ITU POLRI. KALO GINI JADI MALING TERIAK MALING DONG.....
0
0
Klo mau bertamu jangan jgn malah sebalikx jadi garong...
Selanjutnya
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X