Mantan Ketua MPR Kharis Suhud Wafat

Mantan Ketua MPR Kharis Suhud Wafat

Kharis Suhud. m.mediaindonesia.com

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua MPR 1987-1992, Kharis Suhud, meninggal dini hari tadi di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta. Ia meninggal dalam usia 87 tahun karena karena komplikasi penyakit jantung, ginjal, dan liver. "Alasan usia," kata putra kedua Kharis, Harry Santoso, di rumah duka di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, 20 Agustus 2012.

Menurut dia, Kharis sebelum meninggal sempat berpesan kepada empat anak dan delapan cucunya agar tetap rukun. "Hanya itu saja," kata Harry.

Kharis Suhud adalah tokoh militer dan politikus Indonesia yang pernah menjabat sebagai Ketua MPR/DPR pada masa Orde Baru, dari tahun 1987 hingga 1992. Sebelumnya, pada 1982 hingga 1987, ia memimpin Fraksi ABRI. Pada 1975 hingga 1978, ia sempat menjabat Duta Besar untuk Thailand.

Purnawirawan bintang tiga ini juga pernah menjadi wartawan di surat kabar pada tahun 1942 dan Ketua Misi Garuda di ICCS di Saigon. Sejumlah penghargaan pernah diraihnya seperti, Bintang Mahaputra Adipradana, Bintang Kartika Eka Paksi, Bintang dari Korea Selatan, dan banyak penghargaan lain.

Harry mengatakan, meskipun mempunyai latar belakang militer, ayahnya merupakan sosok yang demokratis. Kharis tidak pernah memaksakan keinginan kepada satu putri dan tiga putranya, terserah pilihan masing-masing. Terbukti dengan pilihan anak-anaknya, tidak ada yang terjun ke dunia politik maupun militer.

Kharis juga mengajarkan sikap mandiri kepada anak cucunya. "Mungkin karena sejak kecil sudah ditinggal orang tuanya, bapak menjadi mandiri dan mendidik kami seperti itu," kata Harry.

Almarhum akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata pukul 13.00. Sederet pejabat orde baru tampak hadir di rumah duka, antara lain Gubernur DKI Jakarta 1992-1997 Soerjadi Soedirdja, mantan Komandan Jendral Kopasus Widjoyo Suyono, pengamat ekonomi, Sri Edi Swasono, dan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Djoko Suyanto.

SUNDARI

Berita Terpopuler:

Guru SD Unggah Foto Telanjang di Facebook

Ketua Komisi Yudisial: Kartini dan Heru Bandit

Ada Spanduk Dukungan Foke di Tempat Pemakaman

Boediono Kunjungi Mega, Open House Bubar

Spanduk di Kuburan, Panwaslu Akan Surati KPU

Trio Macan2000 Sampaikan Lebaran Lewat Twitter

Soal Simulatur SIM, Polri Bantah Pecah

Jadwal Pertandingan Liga Eropa Malam Nanti

Tommy dan Bambang Tak Terlihat di Open House Cendana

Salat Ied di Shizuoka Diadakan Dua Kali

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X