Alasan Jodie Foster Membela Kristen Stewart

Alasan Jodie Foster Membela Kristen Stewart

Jodie Foster. AP/Matt Sayles

TEMPO.CO , Jakarta:- Diantara banyaknya hinaan dan cercaan yang dialamatkan kepada Kristen Stewart setelah pengakuannya, ternyata masih ada yang peduli dan memberikan dukungan moral kepadanya. Orang itu adalah aktris Jodie Foster, yang merupakan sahabat juga lawan mainnya dalam film Panic Room.



 



Dikutip dari laman The Huffington Post, Jumat 17 Agustus 2012, Foster yang berperan sebagai ibunya Stewart dalam film keluaran tahun 2002 itu menuliskan sebuah artikel di The Daily Beast untuk membela sehabatnya yang terus-menerus disudutkan oleh media massa sejak mengakui perselingkuhannya dengan sutradara Rupert Sanders.



 



"Kita semua melihat di berita utama, media massa menulis, 'Kristen Stewart Kepergok'. Dan berulang kali kita membolak-balik majalah yang terlihat adalah, 'Apakah Rob dan Kris masih berpacaran?. Tanpa pernah menyadari bahwa masa kecilnya selama ini hancur tanpa disadari," tulis artis peraih piala Oscar itu.



 



Lebih lanjut Foster, 49 tahun, menyebutkan ia berada di bisnis hiburan ini sejak berusia 3 tahun sehingga masa kecilnya selalu ada di bawah sorotan publik. Dan ia merasa terbiasa dengan 'pertarungan' dan kekejaman menjadi 'sasaran bergerak' dalam dunia selebriti.
 
Lebih lanjut ia menyebutkan, jika saat ini baru memulai karir sebagai bintang remaja, maka akan lebih memilih untuk berhenti. Sebab ia mengakui tidak akan kuat secara emosional menghadapi tantangan yang ada di dunia hiburan saat ini.



 



Menurutnya tidak akan sanggup menghadapi para juru foto yang mengintip di jendela, pelecehan melalui media online, penghinaan publik, tanpa overdosis menggunakan narkoba di kamar hotel atau merusak wajahnya dengan jarun hingga tidak mengenali dirinya sendiri.
 
Foster dan Stewart menjadi lebih dekat setelah proyek film Panic Room. Bahkan ia pernah berkata, "Saya bangga kepadanya. Dan ia juga seperti seorang anak bagi saya!"



 



Menurutnya apa yang dilakukan Stewart dalam film terbarunya Snow White and the Huntsman sangat bagus. "Saya pikir itu luar biasa dan brilian," katanya.




Mengingat saat pertama kali bertemu Stewart dalam lokasi syuting, ia merupakan anak yang tidak sadar kamera. Dan menyadari betapa besar kerusakan yang disebabkan oleh paparazi dan dunia selebriti Hollywood kepada sahabatnya itu.

NUR INTAN

Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Wajib Baca!
X