KPK Panggil Empat Saksi Kasus Al-quran

KPK Panggil Empat Saksi Kasus Al-quran

Komisi Pemberantasan Korupsi. ANTARA/Puspa Perwitasari

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil empat orang sebagai saksi kasus pengadaan Al-quran dan laboratorium komputer di Kementerian Agama tahun anggaran 2010 hingga 2012, hari ini, 23 Agustus 2012. Keempat orang ITU adalah Yuniar Safriana dari PT Bank Bukopin, Tofan, Syamsurahman, dan seorang mahasiswa yang juga pimpinan Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Vasko Rusemy.

"KPK memanggil empat orang, cuma saya belum tahu mereka sudah ada atau belum. Walau ini hari pertama masuk kantor, tapi KPK sudah menjalankan fungsinya secara penuh," kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto di kantornya, siang ini.

Syamsurahman, Presiden Direktur PT Karya Pemuda Mandiri, dan Vasko, sudah dikenakan status cegah bepergian di luar negeri sejak 29 Juni lalu, hingga enam bulan ke depan. Rekanan yang sudah dicegah ke luar negeri adalah bos PT Kazha Logistik Abdul Kadir Alaydrus.

Dua orang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengadaan di Kemenag, yakni politikus Partai Golongan Karya yang juga anggota Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Zulkarnaen Djabar, dan putranya yang Direktur Utama PT Sinergi Alam Indonesia, Dendy Prasetya. Keduanya diduga menerima suap dalam proyek di Kemenag.

Sampai hari ini, keduanya belum menjalani pemeriksaan oleh KPK. Dendy dijadwalkan menjalani pemeriksaan pekan lalu, namun tidak hadir. Pengacaranya, Erman Umar, menyebut kliennya tak bisa memenuhi panggilan penyidik lantaran sakit.

ISMA SAVITRI

Berita Menarik Lainnya
Banding KPK Vonis Nunun Ditolak

Uskup Jakarta Tahbiskan Tiga Imam

Sukotjo Ingin Suap ke Perwira Polisi Dibongkar

ICW: Hakim Karier Tipikor Belum Tentu Bersih

Para Hakim yang Ditangkap

Anak Angelina Jolie - Brad Pitt Ikutan Main Film

4 Kenakalan Pangeran Harry

Pameran Budaya Sumba Digelar di Bali

Reese Witherspoon Dilarikan ke Rumah Sakit




Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
; $foto_slide_judul = ; $foto_slide_judul =
Wajib Baca!
X