Air Asia Tetap Layani Rute Solo-Kuala Lumpur

Air Asia Tetap Layani Rute Solo-Kuala Lumpur

CEO Air Asia Berhad, Tony Fernandes. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

TEMPO.CO, Surakarta - Maskapai penerbangan asal Malaysia, Air Asia, membatalkan rencana menutup rute Solo-Kuala Lumpur per 2 September nanti. Station Manager Air Asia Solo, Josephine, memastikan Air Asia tetap akan melayani rute itu. “Kami bakal lanjut terus,” kata Josephine, Kamis 23 Agustus 2012.

Menurutnya manajemen Air Asia sudah bertemu Wali Kota Surakarta Joko Widodo. Dalam pertemuan tersebut, Jokowi, sapaan akrab Joko Widodo, memaparkan potensi pariwisata Surakarta yang akan memberi dampak positif bagi pertumbuhan penumpang Air Asia. “Kami minta agar pariwisata ditingkatkan, sehingga penumpang non-TKI juga tinggi,” katanya.

Selama ini, penumpang Air Asia dari Kuala Lumpur ke Solo, didominasi Tenaga Kerja Indonesia. Sedangkan penumpang wisatawan dari Solo ke Kuala Lumpur masih minim. “Kebanyakan penumpang dari Yogyakarta dialihkan terbang dari Solo,” dia melanjutkan.

Air Asia melihat potensi wisatawan asal Surakarta ke Malaysia cukup tinggi. Begitu juga sebaliknya, dia meyakini turis Malaysia punya peluang berlibur ke Surakarta. “Potensi Solo sebenarnya ada,” katanya.

Sayangnya, ujar Josephine, selama ini belum dikomunikasikan secara internasional, baru sebatas lokal. “Sehingga yang menonton juga masyarakat Solo sendiri,” katanya.

Karena itu, untuk menumbuhkan pasar wisata, kedua kota harus bergerak, didukung seluruh pemangku pariwisata. “Kalau hanya kami yang bergerak, prosesnya lambat dan tidak bisa menjangkau semua,” ujarnya. Saat ini, Air Asia sedang mengurus pembaruan izin operasi. “Sekarang sedang proses,” dia menambahkan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Surakarta, Widdi Srihanto, mengatakan Air Asia meminta Pemerintah Surakarta lebih serius menggenjot pariwisata. “Itu kompensasi yang mereka minta, agar AirAsia tetap terbang ke Solo,” ujarnya.

Dia menegaskan segera meminta seluruh pemangku wisata Solo serius mengenalkan Solo ke Malaysia dan sebaliknya. Misalnya, melakukan promosi ke Malaysia dan mengundang media Malaysia berkunjung ke Solo untuk menyaksikan beragam obyek dan atraksi unggulan.

UKKY PRIMARTANTYO

Komentar (1)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
0
0
mantap
; $foto_slide_judul =

Musik/Film

; $foto_slide_judul =

Musik/Film

Wajib Baca!
X